Yulistiyo, Frederik and -, Fadhilla Tri Nugrahaini, S.T., M.Sc. (2026) PERANCANGAN PUSAT KEBUDAYAAN PENCAK SILAT DI KABUPATEN PONOROGO DENGAN PENDEKATAN NEO VERNAKULAR. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.
|
PDF (Surat Pernyataan Publikasi)
Surat Pernyataan PublikasI.pdf Restricted to Repository staff only Download (452kB) |
|
|
PDF (Naskah Publikasi)
NASKAH PUBLIKASI.pdf Download (2MB) |
|
|
PDF (Halaman Depan)
Halaman Depan.pdf Download (2MB) |
|
|
PDF (Bab I)
BAB I.pdf Download (427kB) |
|
|
PDF (Bab II)
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (780kB) |
|
|
PDF (Bab III)
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (542kB) |
|
|
PDF (Bab IV)
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
PDF (Lampiran)
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (8MB) |
|
|
PDF (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (213kB) |
|
|
PDF (Lampiran)
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (8MB) |
Abstract
Pencak silat merupakan warisan budaya Indonesia yang tidak hanya sebagai seni bela diri, tetapi memiliki nilai filosofis, sosial, dan pembentukan karakter yang penting dalam kehidupan masyarakat. Kabupaten Ponorogo sebagai salah satu daerah dengan identitas budaya yang kuat memiliki potensi besar dalam pengembangan pencak silat, baik sebagai budaya lokal maupun olahraga prestasi. Namun, hingga saat ini belum tersedia fasilitas terpadu yang mampu mewadahi kegiatan pelestarian, edukasi, pembinaan, serta pertunjukan dan pertandingan pencak silat yang terintegrasi, sehingga aktivitas masih berlangsung secara terfragmentasi. Di sisi lain, Kabupaten Ponorogo memiliki potensi besar dalam pengembangan pencak silat sebagai identitas budaya sekaligus menjadi daya tarik wisata. Oleh karena itu, diperlukan perancangan fasilitas yang mampu mewadahi kebutuhan tersebut. Tujuan dari perancangan ini yaitu untuk (1) merancang Pusat Kebudayaan Pencak Silat sebagai wadah pelestarian, edukasi, pembinaan atlet, serta pertunjukan dan pertandingan, (2) menerapkan pendekatan arsitektur Neo Vernakular yang mampu merepresentasikan identitas budaya lokal secara kontekstual sekaligus menjawab kebutuhan fungsi ruang masa kini. Selain itu konsep desain juga mengakomodasi nilai-nilai filosofis pencak silat seperti keseimbangan, hirarki, penghormatan, keluwesan, serta persaudaraan ke dalam pengolahan ruang dan bentuk arsitektur. Proses perancangan dilakukan melalui studi literatur, observasi, dokumentasi, dan studi preseden kemudian dianalisis secara deskriptif-kualitatif untuk menghasilkan konsep perancangan. Hasil perancangan berupa tata massa, zonasi, dan organisasi ruang yang mendukung aktivitas budaya, edukatif, dan olahraga secara terpadu. Desain menggunakan pendekatan arsitektur Neo Vernakular dengan mengadaptasi karakter arsitektur lokal ke dalam bentuk modern yang kontekstual. Perancangan ini, diharapkan mampu menjadi wadah pelestarian budaya, ruang interaksi sosial, serta simbol identitas lokal yang mampu mendukung pengembangan budaya dan prestasi pencak silat secara berkelanjutan di Kabupaten Ponorogo.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Cultural Center, Pencak Silat, Neo Vernakular, Ponorogo |
| Subjects: | N Fine Arts > NA Architecture |
| Divisions: | Fakultas Teknik > S1 Teknik Arsitektur |
| Depositing User: | FREDERIK YULISTIYO |
| Date Deposited: | 14 Aug 2026 04:16 |
| Last Modified: | 14 Aug 2026 04:16 |
| URI: | http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/147234 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
