Khairunnisa, Windy and , Afriza Animawan Arifin, S.Psi., M. A (2026) Pemaknaan Self Disclosure Pada Akun Pseudonim Di Komunitas Discord "Motion Ime". Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.
|
PDF (Naskah Publikasi)
Naskah Publikasi.pdf Download (445kB) |
|
|
PDF (Halaman Depan)
HALAMAN DEPAN.pdf Download (876kB) |
|
|
PDF (Bab I)
BAB 1.pdf Download (89kB) |
|
|
PDF (Bab II)
BAB 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (91kB) |
|
|
PDF (Bab III)
BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (81kB) |
|
|
PDF (Bab IV)
BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (919kB) |
|
|
PDF (Bab V)
BAB 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (114kB) |
|
|
PDF (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (160kB) |
|
|
PDF (Lampiran)
LAMPIRAN_compressed.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
|
|
PDF (Surat Pernyataan Publikasi)
Surat Pernyataan Publikasi.pdf Restricted to Repository staff only Download (316kB) |
Abstract
Perilaku self disclosure umumnya berkembang secara bertahap seiring terbentuknya kepercayaan, kedekatan interpersonal serta kejelasan identitas. Namun dalam konteks virtual, khususnya dalam interaksi komunitas dengan kondisi akun yang pseudonim, perilaku self disclosure tersebut tetap muncul secara signifikan. Penelitian ini bertujuan memahami bagaimana pengguna akun pseudonim memberi makna pada perilaku self disclosure yang dilakukan di dalam komunitas. Penelitian ini penting untuk dilakukan karena memberikan gambaran yang lebih luas dan mendalam mengenai alasan, proses dan makna personal dibalik perilaku pengungkapan diri di ruang digital, terutama dalam latar komunitas Discord. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi dan dianalisis melalui Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Temuan menunjukkan bahwa perilaku self disclosure dilakukan melalui serangkaian dinamika psikologis yang saling berkaitan dan membentuk lima konstruksi makna. Pengguna akun pseudonim memaknai self disclosure sebagai ruang negosiasi identitas, kebebasan berekspresi, pengelolaan batas privasi, keterhubungan sosial serta refleksi dan transformasi diri. Kesimpulan penelitian ini menggambarkan pemaknaan self disclosure sebagai serangkaian proses interpersonal dan intrapersonal yang kompleks dan berlangsung secara dinamis melalui serangkaian interaksi sosial komunitas. Pengelola komunitas daring dapat menyediakan ruang interaksi yang aman, suportif, dan memiliki aturan privasi yang jelas sehingga anggota dapat melakukan self disclosure secara lebih nyaman dan bertanggung jawab.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | aplikasi discord, perilaku self disclosure, akun pseudonim, makna personal |
| Subjects: | B Al Islam; Pcychology; Philosophy; Religion > BB Psychology > BB1 Social Psychology H Social Sciences > HE Communications > Social Media |
| Divisions: | Fakultas Psikologi > S1 Psikologi |
| Depositing User: | WINDY KHAIRUNNISA |
| Date Deposited: | 01 Aug 2026 04:01 |
| Last Modified: | 01 Aug 2026 04:01 |
| URI: | http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/146536 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
