Iswarani, Zulfa Riantasya and , Danardono, S.Si., M.Sc. (2025) Pembuatan Rute Evakuasi Longsor Berbasis Potensi Kerawanan Longsor Di Kapanewon Semin Kabupaten Gunungkidul. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.
|
PDF (Naskah Publikasi)
Naskah Publikasi.pdf Download (1MB) |
|
|
PDF (Halaman Depan)
Halaman Depan.pdf Download (417kB) |
|
|
PDF (Bab I)
BAB I.pdf Download (842kB) |
|
|
PDF (Bab II)
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (249kB) |
|
|
PDF (Bab III)
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
|
|
PDF (Bab IV)
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
PDF (Bab V)
BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (37kB) |
|
|
PDF (Bab VI)
BAB VI.pdf Restricted to Repository staff only Download (12kB) |
|
|
PDF (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf Download (156kB) |
|
|
PDF (Lampiran)
Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (334kB) |
|
|
PDF (Surat Pernyataan Publikasi)
Surat Pernyataan Publikasi.pdf Restricted to Repository staff only Download (182kB) |
Abstract
Bencana alam yang sering terjadi di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta salah satunya adalah longsor. Kapanewon Semin termasuk kedalam wilayah di Kabupaten Gunungkidul yang rawan terhadap longsor. Jumlah kejadian longsor di Kapanewon Semin selama kurun waktu sembilan tahun sebanyak 43 kejadian longsor. Tingkat kerawanan longsor yang tinggi membuat analisis potensi rawan longsor di Kapanewon Semin sangat diperlukan. Analisis tersebut dapat digunakan untuk mitigasi bencana longsor dengan membuat rute evakuasinya. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis tingkat potensi rawan longsor di Kapanewon Semin dan memetakan rute evakuasi longsor. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode skoring-pembobotan atau berjenjang tertimbang dan overlay parameter kerawanan longsor seperti curah hujan, kemiringan lereng, jenis batuan/geologi, penggunaan lahan, dan jenis tanah. Sementara itu metode yang digunakan untuk membuat rute evakuasi menggunakan metode network analyst yang menghubungkan titik evakuasi dengan titik kejadian longsor. Hasil dari penelitian ini yaitu kelas kerawanan sangat rendah seluas 0,47 km2 atau sebesar 0,59%, kelas kerawanan rendah seluas 0,99 km2 atau sebesar 1,25%., kelas kerawanan sedang dengan luas 40,06 km2 atau sebesar 50,76%, kelas kerawanan tinggi seluas 33,22 km2 atau sebesar 42,09%, dan kelas kerawanan sangat tinggi dengan luas 4,18 km2 atau sebesar 5,30% dari luas Kapanewon Semin. Rute evakuasi dari titik kejadian longsor ke titik evakuasi berjumlah 39 rute sedangkan jumlah rute dari titik kejadian longsor ke fasilitas kesehatan berjumlah 38 rute.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Landslide Vulnerability, GIS, Evacuation Routes, Network Analyst |
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General) G Geography. Anthropology. Recreation > GE Environmental Sciences > Natural disasters |
| Divisions: | Fakultas Geografi > S1 Geografi |
| Depositing User: | Unnamed user with username e100231123 |
| Date Deposited: | 14 May 2025 01:28 |
| Last Modified: | 14 May 2025 01:28 |
| URI: | http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/134612 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
