Fadil, Rafif Fadil and , Yayi Arsandrie, S.T., M.T. (2026) Perancangan Cultural Center di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat Dengan Pendekatan Tropical Architecture. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.
|
PDF (Naskah Publikasi)
Naskah Publikasi - Wahyu Rafif Fadil.pdf Download (1MB) |
|
|
PDF (Halaman Depan)
Halaman Depan - Wahyu Rafif Fadil.pdf Download (616kB) |
|
|
PDF (Bab I)
BAB I - Wahyu Rafif Fadil.pdf Download (257kB) |
|
|
PDF (Bab II)
BAB II - Wahyu Rafif Fadil.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
|
|
PDF (Bab III)
BAB III - Wahyu Rafif Fadil.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
PDF (Bab IV)
BAB IV - Wahyu Rafif Fadil.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
|
|
PDF (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka - Wahyu Rafif Fadil.pdf Download (64kB) |
|
|
PDF (Lampiran)
Lampiran - Wahyu Rafif Fadil.pdf Restricted to Repository staff only Download (11MB) | Request a copy |
|
|
PDF (Surat Pernyataan Publikasi)
Lembar Pernyataan Publikasi - Wahyu Rafif Fadil.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, memiliki karakter masyarakat yang multikultural dengan keberagaman etnik seperti Melayu, Dayak, Tionghoa, Bugis, Madura, dan etnik lainnya yang hidup berdampingan. Keberagaman tersebut melahirkan berbagai aktivitas seni dan budaya yang menjadi bagian penting dari identitas sosial masyarakat. Namun hingga saat ini Kabupaten Kubu Raya belum memiliki fasilitas khusus yang mampu mewadahi kegiatan kebudayaan secara representatif. Akibatnya, berbagai kegiatan seni dan budaya sering dilaksanakan di fasilitas yang tidak sesuai peruntukannya, seperti Kantor Bupati Kubu Raya maupun Taman Budaya Kalimantan Barat di Kota Pontianak. Di sisi lain, fasilitas tersebut juga memiliki keterbatasan kapasitas dan fungsi dalam menampung kebutuhan aktivitas budaya masyarakat. Seiring dengan perkembangan wilayah dan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kubu Raya, kebutuhan akan ruang publik dan fasilitas budaya menjadi semakin penting. Keterbatasan fasilitas budaya tidak hanya menghambat pelaksanaan kegiatan seni dan budaya, tetapi juga berdampak pada menurunnya intensitas interaksi sosial masyarakat multietnik. Oleh karena itu, diperlukan perancangan sebuah Cultural Center yang mampu mewadahi aktivitas seni, budaya, edukasi, serta interaksi sosial masyarakat secara terpadu. Cultural Center berfungsi sebagai ruang publik yang mendukung pelestarian dan pengembangan kebudayaan lokal, sekaligus menjadi sarana bagi masyarakat untuk berkumpul, berkreasi, dan mengenal warisan budaya daerah. Perancangan Cultural Centerini menerapkan pendekatan arsitektur tropis yang berfokus pada respons terhadap kondisi iklim tropis lembap di wilayah Kabupaten Kubu Raya. Pendekatan tersebut diharapkan mampu menghasilkan bangunan yang adaptif terhadap lingkungan, memberikan kenyamanan ruang bagi penggunanya, serta memperkuat peran bangunan sebagai pusat aktivitas budaya dan simbol identitas daerah dengan karakter akulturasi budaya.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Cultural Center, Wadah komunitas, arsitektur tropis, kebudayaan lokal, Kubu Raya. |
| Subjects: | N Fine Arts > NA Architecture N Fine Arts > NX Arts in general S Agriculture > SB Plant culture T Technology > T Technology (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknik > S1 Teknik Arsitektur |
| Depositing User: | WAHYU RAFIF FADIL |
| Date Deposited: | 19 Aug 2026 06:31 |
| Last Modified: | 19 Aug 2026 06:31 |
| URI: | http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/148033 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
