SISTEM UPAH BURUH PT. PISMA PUTRA KECAMATAN PAIT KABUPATEN PEKALONGAN JAWA TENGAH DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM

Machfiroh, Sit (2008) SISTEM UPAH BURUH PT. PISMA PUTRA KECAMATAN PAIT KABUPATEN PEKALONGAN JAWA TENGAH DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF
I000050017.pdf

Download (347kB)
[img] PDF
I000050017.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (633kB)

Abstract

Masalah yang sering muncul kepermukaan dewasa ini dalam dunia ketenagakerjaan adalah masalah yang menyangkut dengan pemenuhan hak-hak pekerja, terutama sekali hak untuk diperlakukan secara baik dalam lingkungan pekerjaan, hak atas jaminan sosial dan hak atas upah yang layak. Persoalan ini timbul tentunya tidak terlepas dari sikap majikan yang terkadang berprilaku tidak manusiawi terhadap para pekerjanya. Tak menutup kemungkinan hal buruk ini menimpa para buruh di sebuah perusahaan kenamaan di Pekalongan yaitu PT. Pisma Putra yang mana dari hasil observasi awal yang peneliti lakukan di perusahaan tersebut cukup menanamkan nilai keislaman dalam kesehariannya. Namun, bagaimanakah sistem pengupahan yang terjadi? Islam telah berupaya mewujudkan keseimbangan yang adil antara kaum buruh dan majikan, antara produsen dan konsumen, antara pedagang dan pembeli. Islam melarang perbuatan masing-masing pihak yang kelewat batas terhadap orang lain. Jika hal buruk ini sudah terjadi, maka Islam hendak menghapus dan memperbaikinya. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah sistem pengupahan PT. Pisma Putra dalam perspektif hukum islam. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan dan dibutuhkan data deskriptif kualitatif, maka dalam menganalisis data peneliti menggunakan analisis deskriptif evaluatif, untuk menggambarkan dan mengevaluasi tentang sistem upah buruh di PT. Pisma Putra ditinjau menurut hukum Islam. Untuk mempertajam analisis, peneliti menggunakan analisis deduktif, yaitu dari pemahaman yang digeneralisasikan untuk dibawa kepada kesimpulan yang bersifat khusus. Sedangkan induktif yaitu menganalisis data-data deduktif dimulai dari pernyataan yang khusus menuju pada kesimpulan umum. Berdasarkan penelitian mengenai sistem upah buruh di PT. Pisma Putra yang dilakukan oleh peneliti, maka dapat disimpulkan bahwa pada beberapa hal yaitu dalam perjanjian hubungan kerja, pembedaan gaji antara buruh yang lama dengan yang baru dibedakan oleh perusahaan, pemenuhan segala fasilitas tunjangan, cara pembayaran upah secara tunai dan mengikutsertakan pemerintah dalam penentuan upah di PT. Pisma Putra telah sesuai dengan hukum Islam. Namun dalam hal pembedaan upah antara buruh yang telah berkeluarga dengan yang belum menikah tidak dibedakan di perusahaan tersebut. Hal ini tidak sesuai dengan hukum Islam karena akan menimbulkan ketidakadilan dalam lingkungan perusahaan.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Upah, Buruh, Hukum Islam,
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
Depositing User: Ari Fatmawati
Date Deposited: 17 Feb 2009 08:08
Last Modified: 04 Jan 2012 04:30
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/956

Actions (login required)

View Item View Item