POLA INTERAKSI SOSIAL ANAK AUTIS DI SEKOLAH KHUSUS AUTIS

Astuti, Yuli Tri (2008) POLA INTERAKSI SOSIAL ANAK AUTIS DI SEKOLAH KHUSUS AUTIS. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF
F100030103.pdf

Download (51kB)
[img] PDF
F100020103.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (296kB)

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah pola interaksi sosial anak autis di sekolah khusus autis, dimana autis merupakan gangguan pervasive yang mencakup gangguan-gangguan dalam komunikasi verbal dan non verbal, interaksi sosial, perilaku emosi, sehingga dengan adanya gejala-gejala seperti yang sudah disebutkan anak autis mempunyai kecenderungan sulit untuk berinteraksi dengan orang lain dalam hal ini teman dan guru. Sedangkan di dalam masyarakat sendiri sangat membutuhkan adanya hubungan timbal balik antara satu orang dengan orang lain yang di sebut dengan interaksi sosial. Dengan demikian penelitian ini digunakan untuk mengetahui bagaimana pola interaksi sosial anak autis di sekolah baik di luar atau didalam kelas, bagaiman interaksi anak autis dengan teman dan guru saat di sekolah. Dan juga untuk mengetahui faktior-afaktor apa yang mempengaruhi interaksi sosial tersebut. Subyek penelitian ini adalah anak autis yang bersekolah di TK-SD Plus Harmony. Subyek di pilih berdasrkan karakteristik sudah bersekolah kurang lebih 1-3 tahun, berusia 7-12 tahun, berjumlah empat orang, dimana tiga berjenis kelamin laki-laki dan satu berjenis kelamin perempuan. Penelitian ini juga menggunaka keyperson yaitu orang tua dan guru subyek. Langkah-langkah penelitian ini penulis menggunakan metode pengumpulan data observasi sebagai metode utama, wawancara dan dokumetasi sebagai metode pendukung. Observasi yang dilakukan adalah mengobservasi segala perilaku subyek baik di dalam maupun diluar kelas dan observasi perilaku keyperson saat di wawancara. Wawancara dilakukan oleh keyperson yaitu orang tua subyek dan guru subyek. Dokumentasi yang digunakan berupa gambar (foto), rapor dari sekolah dan medical record subyek. Hasil analisis data pembahasan menunjukkan bahwa pola interaksi sosial anak autis berbeda-beda yaitu pada subyek pertama masuk pada tahap the own agenda stage dan menyendiri, subyek kedua termasuk pada tahap the partner stage, subyek ketiga termasuk pada empat tahap dan pasif tapi dengan caranya sendiri(belum bisa berbicara), subyek keempat termasuk pada tahap The Early Communicator Stage dan aktif tetapi menggunakan cara sendiri. Faktor-faktor yang mempengaruhi interaksi anak autis antara lain peran orang tua, dimana orang tua adalah orang yang terdekat dengan subyek. Peran orang tua antara lain memberikan perhatian saat di rumah seperti mengajak bermain, berbicara /berinteraksi, mengajarkan metode belajar yang sama dengan sekolah, berkonsultasi rutin dengan guru. Selain itu, guru dan program yang intensif di sekolah sangat mempengaruhi interaksi sosial anak autis. Program-program yang intensif adanya modifikasi antara kurikulum pemerintah dengan sistem ABA (Applied Behavior analysis).

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: interaksi sosial, anak autis
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Fakultas Psikologi > Psikologi
Depositing User: Ari Fatmawati
Date Deposited: 23 Jan 2009 06:35
Last Modified: 24 Feb 2011 06:34
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/834

Actions (login required)

View Item View Item