HUBUNGAN ANTARA KOMITMEN ORGANISASI DENGAN KEDISIPLINAN WAKTU KERJA PADA KARYAWAN

Deky H, Marianto (2010) HUBUNGAN ANTARA KOMITMEN ORGANISASI DENGAN KEDISIPLINAN WAKTU KERJA PADA KARYAWAN. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF
F100040062.pdf

Download (61kB)
[img] PDF
F100040062.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (229kB)

Abstract

Kedisiplinan waktu kerja karyawan merupakan salah satu faktor penentu yang turut menentukan tercapainya tujuan perusahaan baik secara langsung maupun tidak langsung. Kedisiplinan waktu kerja yang tinggi tidak muncul begitu saja tetapi merupakan suatu proses belajar yang terus–menerus. Salah satu variabel yang diasumsikan berperngaruh terhadap kedisiplinan waktu kerja yaitu komitmen organisasi. Komitmen organisasi yang dijunjung tinggi akan mempengaruhi sikap kerja yang positif dan menciptakan efisiensi kerja, sehingga terciptalah kedisiplinan waktu kerja yang tinggi. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara komitmen organisasi dengan kedisiplinan waktu kerja pada karyawan. Hipotesis yang diajukan adalah ada hubungan positif antara komitmen organisasi dengan kedisiplinan waktu kerja pada karyawan. Subjek penelitian yaitu karyawan Departemen Bea Cukai Surakarta sebanyak 70 orang. Metode pengumpulan data menggunakan skala komitmen organisasi dan dokumentasi kedisiplinan waktu kerja. Metode analisis data menggunakan teknik analisis korelasi product moment. Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan teknik korelasi product moment diperoleh nilai koefisien korelasi r = 0,503 dengan p = 0,000 (p ≤ 0,01), hal ini berarti ada hubungan positif yang sangat signifikan antara komitmen organisasi dengan kedisiplinan waktu kerja pada karyawan. Semakin tinggi komitmen organisasi maka akan semakin tinggi pula kedisiplinan waktu kerja pada karyawan Peranan atau sumbangan efektif komitmen organisasi terhadap kedisiplinan waktu kerja ditunjukkan oleh nilai koefisien determinan (r2) sebesar 0,253. Hal ini berarti sumbangan komitmen organisasi terhadap kedisiplinan waktu kerja sebesar 25,3%. Artinya masih terdapat 74,7% faktor-faktor lain yang mempengaruhi kedisiplinan waktu kerja selain komitmen organisasi, misalnya kesejahteraan, ancaman, ketegasan, teladan pimpinan, pengawasan melekat, sanksi, ketegasan, hubungan kemanusiaan. Komitmen organisasi pada subjek tergolong sedang yang ditunjukkan oleh rerata empirik sebesar 95,043 dan rerata hipotetik sebesar 95. Kedisiplinan waktu kerja pada subjek penelitian tergolong tinggi ditunjukkan oleh rerata empirik sebesar 75,314. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan positif yang sangat signifikan antara komitmen organisasi dengan kedisiplinan waktu kerja karyawan. Hal ini berarti semakin tinggi komitmen organisasi maka akan semakin tinggi pula kedisiplinan waktu kerja karyawan.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: komitmen organisasi, disiplin waktu
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Fakultas Psikologi > Psikologi
Depositing User: Musyarofah Siti
Date Deposited: 25 Jun 2010 08:47
Last Modified: 15 Nov 2010 00:16
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/7785

Actions (login required)

View Item View Item