Hubungan Asupan Serat Dan Aktivitas Fisik Terhadap Kadar HDL Dan LDL Pasien Penyakit Jantung Koroner Di Poliklinik Jantung RSUD Dr. Moewardi Surakarta

Defrian Sari, Adesti and , Ririn Yuliati, S.SiT.,M.Si (2018) Hubungan Asupan Serat Dan Aktivitas Fisik Terhadap Kadar HDL Dan LDL Pasien Penyakit Jantung Koroner Di Poliklinik Jantung RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img] PDF (NASKAH PUBLIKASI)
PUBLIKASI KARYA ILMIAH.pdf

Download (560kB)
[img] PDF (HALAMAN DEPAN)
HALAMAN DEPAN.pdf

Download (641kB)
[img] PDF (BAB I)
BAB I.pdf

Download (20kB)
[img] PDF (BAB II)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (139kB)
[img] PDF (BAB III)
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (70kB)
[img] PDF (BAB IV)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (126kB)
[img] PDF (BAB V)
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (9kB)
[img] PDF (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (23kB)
[img] PDF (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (700kB)
[img] PDF (PERNYATAAN PUBLIKASI ILMIAH)
PERNYATAAN PUBLIKASI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (240kB)

Abstract

Pendahuluan: Kolesterol HDL dan LDL yang tinggi berhubungan dengan peningkatan risiko kejadian penyakit jantung koroner. Faktor yang mempengaruhi kadar kolesterol HDL dan LDL salah satunya yaitu jumlah asupan serat dan aktivitas fisik . Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan asupan serat dan aktivitas fisik terhadap Kadar HDL dan LDL Pasien Penyakit Jantung Koroner di Poliklinik Jantung RSUD Dr. Moewardi Surakarta. MetodePenelitian:Jenis Penelitian ini yaitu observasional dengan pendekatan crossectional. Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik sequential random sampling. Sampel yang digunakan adalah pasien Penyakit Jantung Koroner rawat jalan yang datang dan berobat di Poliklinik Jantung RSUD Dr. Moewardi. Data asupan serat diperoleh melalui food recall metode food frequency (FFQ) dan aktivitas fisik diperoleh melalui form aktivitas fisik 7x24 jam. Data kadar HDL dan LDL diperoleh dari catatan rekam medik pasien. Analisis data menggunakan uji hubungan person product moment dan spearman rank. Hasil:Hasil penelitian menunjukkan bahwa 94,6% pasien memilikiasupanserat kurang, 81,1% pasien mempunyaiaktivitas fisik kategori ringan, 64,9% pasien mempunyai kadar HDL tidak normal, 37,8% pasien kadar LDL optimal dan mendekati optimal. Kesimpulan :Tidak ada hubungan asupan serat terhadap kadar HDL dan LDL pada pasien penyakit jantung koroner di Poliklinik Jantung RSUD Dr. Moewardi. Tidak ada hubungan aktivitas fisik terhadap kadar LDL pada pasien penyakit jantung koroner di Poliklinik Jantung RSUD Dr. Moewardi. Terdapat hubungan aktivitas fisik terhadap kadar HDL pada pasien penyakit jantung koroner di Poliklinik Jantung RSUD Dr. Moewardi

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: aktivitas fisik, asupan serat, hdl, ldl
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
R Medicine > RN Nutrition
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > Gizi
Depositing User: ADESTI DEFRIAN SARI
Date Deposited: 15 Nov 2018 09:30
Last Modified: 03 Sep 2022 04:36
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/69051

Actions (login required)

View Item View Item