Kontrol Ulang Penulangan Jembatan Prestressed Komplang II Nusukan Kota Surakarta

Septiawan, Arif Candra and , Ir. H.. Suhendro Trinugroho, M.T. and , Ir. H. Aliem Sudjatmiko, M.T. (2015) Kontrol Ulang Penulangan Jembatan Prestressed Komplang II Nusukan Kota Surakarta. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img] PDF (Naskah Publikasi)
NASKAH PUBLIKASI.pdf

Download (1MB)
[img] PDF (Halaman Depan)
HALAMAN DEPAN.pdf

Download (788kB)
[img] PDF (Bab I)
BAB I.pdf

Download (158kB)
[img] PDF (Bab II)
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (789kB)
[img] PDF (Bab III)
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF (Bab IV)
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (24kB)
[img] PDF (Bab V)
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (536kB)
[img] PDF (Bab VI)
BAB VI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[img] PDF (Bab VII)
Bab VII.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF (Bab VIII)
BAB VIII.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (405kB)
[img] PDF (Bab IX)
BAB IX.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (20kB)
[img] PDF (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (7kB)
[img] PDF (Lampiran)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)
[img] PDF (Pernyataan Publikasi)
SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI ILMIAH.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (14kB)

Abstract

Tujuan tugas akhir ini untuk mengetahui perencanaan jembatan konstruksi beton prategang (prestessed)1 yang benar sehingga diperlukan perencanaan perhitungan yang mengacu pada standart yang ada yaitu dengan melakukan kontrol ulang penulangan Komplang II Nusukan kota Surakarta 2013. Peraturan - peraturan yang digunakan sebagai acuan meliputi SNI T- 02 – 2005 dan Pedoman Perencanaan Teknik Jembatan Bridge Managament System (BMS) 1992 dalam menentukan standard yang dipakai pembebanan untuk jembatan, RSNI 03-2874-2002 dalam menentukan syarat ketentuan beton prategang, serta SNI T-12 2004 dalam merencanaan struktur beton yang dipakai untuk jembatan. Analisa mekanika struktur digunakan untuk mencari gaya - gaya dalam yang terjadi dan bantuan program SAP 2000 versi 14 untuk perhitungan gaya - gaya dalam pada slab jembatan. Perhitungan matematis agar mendapat hasil yang cepat dan akurat menggunakan program ”Microsoft Excel 2010”. Sedangkan, penggambaran menggunakan program ”AutoCAD 2011”. Hasil yang diperoleh dari hasil perhitungan tugas akhir ini adalah sebagai berikut : 1. Pada Struktur pelat lantai (slab) jembatan memilki tebal 20 cm dengan lapisan aspal diatasnya setebal 5 cm. pelat lantai jembatan menggunakan tulangan pokok diameter 16 mm jarak 150 mm dan tulangan bagi dengan diameter 13 mm jarak 150 mm. Slab jembatan aman terhadap lendutan, gaya geser pons. 2. Struktur gelagar memanjang jembatan yang digunakan dalam perhitungan adalah metode beton prategang (prestressed)1. Gelagar menggunakan profil I dengan menggunakan 12 tulangan dengan diameter 13 mm pada bagian bawah penampang sedangkan pada bagian atas dan badan penampang menggunakan 10 tulangan diameter13 mm. Gelagar memanjang terpasang 4 tendon dimana spesifikasi tendon berasal dari data strands cable menggunakan spesifikasi standart dari VSL. Gelagar mengalami kehilangan tegangan (loss of prestress) sebesar 23,472 %. Gelagar memanjang aman terhadap tegangan, lendutan, momen batas dan gaya geser. 3. Abutment jembatan terbagi menjadi 5 bagian utama yaitu breast wall, back wall, corbel, Wing wall dan pile cap. Penulangan breast wall menggunakan 70 tulangan pokok dengan diameter 25 mm jarak 120 mm dan untuk tulangan begel baik arah memanjang dan melintang jembatan menggunakan diameter 13 mm jarak 200 mm. Pada penulangan back wall atas dan bawah menggunakan tulangan pokok diameter 16 mm dan 13 mm dengan jarak 200 mm dan untuk tulangan bagi diameter 13 mm jarak 200 mm. Pada penulangan corbel menggunakan tulangan pokok diameter 16 mm dengan jarak 200 mm dan untuk tulangan bagi diameter 13 mm jarak 200 mm, sedangkan tulangan geser yang digunakan pada berdiameter 13 mm jarak 200/200 mm. Kemudian untuk penulangan wing wall menggunakan tulangan pokok diameter 19 mm jarak 200 mm dan tulangan bagi diameter 19 mm jarak 200 mm. Kemudian untuk penulangan pile cap menggunakan tulangan pokok diameter 25 mm jarak 200 mm dan tulangan bagi diameter 25 mm jarak 200 mm, sedangkan tulangan geser yang digunakan pada pile cap abutment berdiameter 16 mm jarak 230/230 mm. Abutment jembatan aman terhadap stabilitas guling dan geser dari arah memanjang dan melintang jembatan. 4. Pondasi abutment jembatan menggunakan pondasi sumuran dengan 2 buah pondasi pada setiap abutment diameter 3 meter dan kedalaman pondasi 4 m. Penulangan pondasi sumuran menggunakan tulangan pokok diameter 16 mm dan tulangan geser berdiameter 12 mm jarak 200 mm.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Perencanaan, beton prategang, prestressed, jembatan, sumuran, tulangan, diameter
Subjects: T Technology > TG Bridge engineering
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil
Depositing User: ARIF CANDRA SEPTIAWAN
Date Deposited: 10 Jul 2015 02:56
Last Modified: 12 Oct 2021 07:30
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/34591

Actions (login required)

View Item View Item