ANALISIS RASIO KEUANGAN UNTUK MEMPREDIKSI KESEHATAN PERBANKAN (Studi Kasus Pada Perbankan Go Publik yang Terdaftar di BEI)

LESTARI , ETIK DWI (2009) ANALISIS RASIO KEUANGAN UNTUK MEMPREDIKSI KESEHATAN PERBANKAN (Studi Kasus Pada Perbankan Go Publik yang Terdaftar di BEI). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF
B200050232.pdf

Download (25kB)
[img] PDF
B200050232.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (463kB)

Abstract

Laporan keuangan perusahaan perbankan menyajikan informasi yang mencerminkan kondisi permodalan, kualitas aktiva, profitabilitas, dan likuiditas. Analisis laporan keuangan dapat digunakan untuk menilai kondisi kesehatan perusahaan perbankan go public dengan berbagai teknik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Rasio keuangan model CAMEL dalam memprediksi probabilitas tingkat kesehatan bank. Penelitian ini termasuk penelitian survey empiris dengan menggunakan data-data sekunder dari Bursa Efek Indonesia (BEI). Populasi dalam penelitian adalah seluruh perusahaan perbankan go public di BEI. Sampel yang diambil adalah 21 perusahaan perbankan go public pada periode tahun 2004-2006. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling dengan pertimbangan beberapa kriteria. Data laporan keruangan diperoleh dari Indonesian Capital Market Directory (ICMD) tahun 2007. Teknik analisis data penentuan tingkat kesehatan perusahaan perbankan menggunakan metode CAMEL (CAR, RORA, NPM, OPM, ROA, ROE, BOPO, CML, dan LDR). Analisis statistic menggunakan analisis regresi logistic. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Secara individu rasio CAR (p=0,047), RORA (0,038), NPM (0,026), dan ROA (0,042) berpengaruh terhadap tingkat kesehatan perusahaan perbankan yang diukur melalui rasio CAMEL pada taraf signifikansi 5%. Artinya rasio permodalan, asset, manajemen, dan profitabilitas dapat digunakan untuk memprediksi tingkat kesehatan perusahaan perbankan. Sedangkan rasio OPM, ROE, BOPO, CML, dan LDR tidak berpengaruh terhadap tingkat kesehatan perusahaan perbankan. (2) Hasil pengujian model dengan uji Hosmer and Lomeshow Test diperoleh nilai probabilitas sebesar 0,875 ditolak pada taraf signifikansi 5% (p>0,05), maka dapat dinyatakan bahwa model regresi sudah fit. Artinya rasio keuangan perusahaan (CAR, RORA, NPM, OPM, ROA, ROE, BOPO, CML, dan LDR) dapat memprediksi tingkat kesehatan bank. Nilai koefisien determinasi (Nagelkerke R2) sebesar 0,742 menunjukkan bahwa sekitar 74,2% variasi dari CAMEL dapat dijelaskan oleh rasio keuangan perusahaan (CAR, RORA, NPM, OPM, ROA, ROE, BOPO, CML, dan LDR). Sedangkan sisanya sekitar 25,8% dijelaskan oleh variabel lain di luar model.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: CAMEL, Kesehatan bank
Subjects: H Social Sciences > HG Finance
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Akuntansi
Depositing User: Maria Husnun Nisa
Date Deposited: 29 Jun 2009 07:46
Last Modified: 16 Nov 2010 16:10
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/3245

Actions (login required)

View Item View Item