Hubungan Antara Lama Penyapihan Dengan Tingkat Frekuensi Sakit Anak Usia 6-24 Bulan Desa Kembang Kecamatan Ampel Kabupaten Boyolali

Triyani, Triyani and , Siti Arifah, S.Kep., M.Kes and , Dian Nur Wulanningrum, S.Kep., NS (2014) Hubungan Antara Lama Penyapihan Dengan Tingkat Frekuensi Sakit Anak Usia 6-24 Bulan Desa Kembang Kecamatan Ampel Kabupaten Boyolali. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF (Halaman Depan)
HALAMAN_DEPAN.pdf

Download (557kB)
[img]
Preview
PDF (Bab I)
BAB_I.pdf

Download (78kB)
[img] PDF (Bab II)
BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (158kB)
[img] PDF (Bab III)
BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (36kB)
[img]
Preview
PDF (Bab IV)
BAB_IV.pdf

Download (190kB)
[img] PDF (Bab V)
BAB_VI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (85kB)
[img] PDF (Bab VI)
BAB_VI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (85kB)
[img]
Preview
PDF (Daftar Pustaka)
DAFTAR_PUSTAKA.pdf

Download (124kB)
[img] PDF (Lampiran)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img]
Preview
PDF (Naskah Publikasi)
NASKAH_PUBLIKASI.pdf

Download (396kB)

Abstract

Menyapih merupakan proses penghentian pemberian ASI. Anak yang sudah tidak mendapat ASI dapat mempengaruhi terhadap sistem imun. Anak yang disapih pada usia kurang dari 6 bulan cenderung lebih tinggi frekuensi sakit jila dibanding anak yang berusia di atas 6 bulan. Hasil studi pendahuluan dari wawancara kepada 10 ibu dari anak yang berusia 6-24 bulan, 5 ibu mengatakan menyapih anaknya saat anak berusia 1 tahun 2 bulan, 3 ibu menyapih anaknya pada usia 1 tahun 5 bulan dan 2 ibu menyapih anaknya usia 2 tahun. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara lama penyapihan dengan tingkat frekuensi sakit anak usia 6-24 bulan di Desa Kembang Kecamatan Ampel Kabupaten Boyolali. Jenis penelitian kuantitatif yang bersifat deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional, sampel penelitian adalah 37 anak yang sudah disapih. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrumen Penelitian menggunakan kuesioner meliputi cara melakukan penyapihan, lama anak disapih.dan frekuensi sakit anak setelah disapih. Anaslisis data menggunakan uji korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian diketahui 37,8% anak telah menjalani penyapihan paling lama 1 bulan dengan jenis sakit paling banyak adalah diare. Frekuensi sakit anak diketahu 40,5% dalam kategori kadang –kadang dan sering. Hasil analisis data menunjukan nilai  = -0.537 dengan p = 0,001. Kesimpulan penelitian adalah ada hubungan antara lama penyapihan dengan tingkat frekuensi sakit anak usia 6-24 bulan di Desa Kembang Kecamatan Ampel Kabupaten Boyolali.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: usia penyapihan, cara melakukan penyapihan, lama anak disapih, frekuensi sakit, anak usia 6-24 bulan
Subjects: R Medicine > RB Pathology
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > Keperawatan
Depositing User: Users 4402 not found.
Date Deposited: 02 May 2014 12:04
Last Modified: 27 Apr 2016 11:39
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/28869

Actions (login required)

View Item View Item