Hubungan Antara Aktivitas Fisik dan Asupan Magnesium dengan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi Rawat Jalan RSUD Dr. Moewardi di Surakarta

Santoso, Agung Puji and , Siti Zulaekah, A., M.Si and , Rusjiyanto, SKM., M.Si (2013) Hubungan Antara Aktivitas Fisik dan Asupan Magnesium dengan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi Rawat Jalan RSUD Dr. Moewardi di Surakarta. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF (Naskah Publikasi)
NASKAH_PUBLIKASI.pdf

Download (520kB)
[img]
Preview
PDF (Halaman depan)
Halaman_Judul-dftr_lampiran.pdf

Download (653kB)
[img]
Preview
PDF (Bab I)
BAB_I.pdf

Download (148kB)
[img] PDF (Bab II)
BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (247kB)
[img] PDF (Bab III)
BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (195kB)
[img] PDF (Bab IV)
BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (195kB)
[img] PDF (Bab V)
BAB_V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (129kB)
[img]
Preview
PDF (Daftar pustaka)
DAFTAR_PUSTAKA.pdf

Download (193kB)
[img] PDF (Lampiran)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (487kB)

Abstract

Pendahuluan. Hipertensi terkadang tidak disadari oleh penderitanya sebelum memeriksakan tekanan darahnya kedokter atau rumah sakit. 2 faktor yang dapat mempengaruhi tekanan darah adalah rendahnya aktivitas fisik serta asupan magnesium yang kurang. Aktivitas yang kurang akan menyebabkan terjadinya penyempitan pembuluh darah sehingga aliran darah tidak lancar. Kekurangan magnesium akan meningkatkan kadar natrium intraseluer dan menurunkan kadar kalium intraseluler Tujuan. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara aktivitas fisik dan asupan magnesium dengan tekanan darah pada pasien hipertensi rawat jalan RSUD Dr. Moewardi di Surakarta Metode Penelitian. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan subyek menggunakan consecutive sampling dengan jumlah subyek penelitian sebanyak 32 subyek. Aktivitas fisik diperoleh dengan menggunakan metode recall aktivitas fisik, asupan magnesium diperoleh dengan menggunakan metode food recall 3 x 24 jam, sedangkan tekanan darah diperoleh dari data rekam medik subyek penelitian. Uji korelasi yang digunakan adalah uji pearson product moment. Hasil. Sebesar 43,7 % responden memiliki asupan magnesium kurang. Sebesar 40,6 % memiliki aktivitas sedang. Tidak ada hubungan antara aktivitas fisik (p-value = 0,499) dan asupan magnesium (p-value = 0,710) dengan tekanan darah pada pasien hipertensi rawat jalan RSUD Dr. Moewardi di Surakarta. Kesimpulan. Tidak ada hubungan aktivitas fisik dan asupan magnesium dengan tekanan darah pada penderita hipertensi rawat jalan RSUD Dr. Moewardi di Surakarta.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: hipertensi, aktivitas fisik, asupan magnesium, tekanan darah
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
R Medicine > RN Nutrition
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > Gizi
Depositing User: Edy Susilo
Date Deposited: 16 Apr 2013 12:25
Last Modified: 10 Sep 2022 06:38
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/23655

Actions (login required)

View Item View Item