Pengaruh Latihan Isotonik Dengan Metode Resistance Training Terhadap Nyeri Oleh Karena Faktor Otot Pada Osteoarthritis Lutut

Meiliasary, Meiliasary and , Wahyuni Wahyuni, SST. Ft, M. Kes and , Dwi Rosella K, S.St FT., M.Fis (2013) Pengaruh Latihan Isotonik Dengan Metode Resistance Training Terhadap Nyeri Oleh Karena Faktor Otot Pada Osteoarthritis Lutut. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF (Halaman Depan)
Halaman_Depan.pdf

Download (629kB)
[img]
Preview
PDF (Bab I)
BAB_I.pdf

Download (33kB)
[img] PDF (Bab II)
BAB_II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (114kB)
[img] PDF (Bab III)
BAB_III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (60kB)
[img] PDF (Bab IV)
BAB_IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (54kB)
[img] PDF (Bab V)
BAB_V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (29kB)
[img]
Preview
PDF (Daftar Pustakja)
DAFTAR_PUSTAKA.pdf

Download (11kB)
[img] PDF (Lampiran)
lampiran_lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (583kB)
[img]
Preview
PDF (Naskah Publikasi)
Naskah_Publikasi_Skripsi.pdf

Download (305kB)

Abstract

Latar belakang: Osteoarthritis atau di sebut juga penyakit sendi degeneratif adalah suatu kelainan pada kartilago yang ditandai dengan perubahan klinis, histology, dan radiologi. Salah satu gejalanya nyeri mengakibatkan inaktivitas sehingga lama kelamaan terjadi kelemahan otot, dengan memberikan latihan isotonik metode resistance training dapat meningkatkan kekuatan otot, otot dapat berfungsi kembali sebagai stabilitator aktif sehingga nyeri berkurang. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh latihan isotonik dengan metode resistance training terhadap nyeri karena faktor otot pada osteoarthritis lutut. Metode: Menggunakan metode eksperimen semu (quasi experiment) dengan menggunakan rancangan penelitian pre test and post test with control group design. Jumlah responden 20 orang. Sampel ini dibagi dua kelompok, yang pertama yaitu kelompok perlakuan yang diberikan latihan isotonik dengan metode resistance training dan yang kedua kelompok kontrol yang tidak diberikan latihn isotonik dengan metode resistance training. Untuk uji pengaruh digunakan uji WilcoxomTest dan uji beda Mann Whitney Test. Hasil: Uji pengaruh pada perlakuan sebelum dan setelah pemberian latihan isotonik metode resistance training dengan wilcoxom test terdapat nilai signifikan (0,004 < 0,05) maka ada pengaruh latihan isotonik terhadap nyeri osteoarthritis lutut. Untuk Uji pengaruh pada perlakuan sebelum dan setelah pemberian latihan non isotonik metode resistance training dengan wilcoxom test terdapat nilai signifikan (0,046 < 0,05) maka ada pengaruh latihan non isotonik terhadap nyeri osteoarthritis lutut. Uji beda antara pelakuan dan kontrol menggunakan Mann Whitney Test ditemukan nilai kemaknaan (0,0001 < 0,05) sehingga terdapat perbedaan pengaruh antara kelompok kontrol dan perlakuan terhadap nyeri osteoarthritis lutut. Untuk selisih mean nyeri osteoarthritis lutut pada kelompok kontrol -0,4 sedangkan untuk kelompok perlakuan 3,9 hal ini berarti bahwa kelompok perlakuan dengan mengunakan latihan isotonik metode resistance training sangat berpengaruh untuk penurunan nilai nyeri dari pada kelompok kontrol yang sebagian sampel mengalami peningkatan nyeri. Kesimpulan: Terdapat pengaruh latihan isotonik dengan metode resistance training terhadap nyeri oleh karena faktor otot pada osteoarthritis lutut.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Osteoarthritis, Nyeri, Resistance Training.
Subjects: R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > Fisioterapi
Depositing User: Ari Fatmawati
Date Deposited: 02 Feb 2013 06:48
Last Modified: 16 May 2016 09:10
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/22548

Actions (login required)

View Item View Item