PENATALAKSANAAN SHORT WAVE DIATHERMY DAN LATIHAN WILLIAM’S FLEXI PADA NYERI PUNGGUNG BAWAH AKIBAT SPONDYLOSIS LUMBAL 4-5

NIKMAH, Nikmah (2008) PENATALAKSANAAN SHORT WAVE DIATHERMY DAN LATIHAN WILLIAM’S FLEXI PADA NYERI PUNGGUNG BAWAH AKIBAT SPONDYLOSIS LUMBAL 4-5. Diploma thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF
J100050001.pdf

Download (192kB)
[img] PDF
J100050001.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Low back pain (LBP) adalah rasa nyeri yang terjadi di daerah pinggang bawah dan dapat menjalar kekaki terutama bagian sebelah belakang dan samping luar. Keluhan ini dapat demikian hebatnya sehingga pasien mengalami kesulitan dalam setiap pergerakan dan pasien istirahat serta dirawat di rumah sakit. Adapun permasalahan yang muncul pada kasus ini adalah meliputi kapasitas fisik berupa: (1) adanya nyeri gerak dan tekan pada pada pinggang bawah.(2) adanya spasme pada otot erector spine .(3) adanya keterbatasan Lingkup Gerak Sendi(LGS).(4) adanya penurunan kekuatan otot. kemampuan fungsional berupa (1) gangguan aktifitas duduk terlalu lama.(2) membungkuk (rukuk). (3) posisi terlentang ketengkurap atau sebaliknya dan (4) dari posisi tidur ke posisi duduk. Untuk mengetahui seberapa besar permasalahan yang timbul perlu dilakukan pemeriksaan,(1) Nyeri dengan VAS. (2) Lingkup Gerak Sendi(LGS) dengan midline.(3) Kekuatan otot dengan MMT.(4) Kemampuan aktivitas fungsional dengan skala Jette. Dalam mengatasi permasalahan tersebut modalitas SWD dan terapi latihan metode William Flexi dapat diperoleh adanya pengurangan nyeri, peningkatan Lingkup Gerak Sendi dan peningkatan kekuatan otot serta berkurangnya gangguan untuk aktivitas fungsional. Penelitian karya tulis ini menggunakan metode studi kasus dengan pelaksanaan terapi sebanyak enam kali. Adapun hasil setelah dilaksanakan terapi selama enam kali adalah sebagai berikut: Nyeri dengan VAS: nyeri gerak flexi T1=60 menjadi T6=40,nyeri gerak extensi T1=80 menjadi T6=60 dan nyeri diam tidak ada perubahan tetap tidak ada nyeri. Lingkup Gerak Sendi(LGS) dengan midline: flexi trunk T1=4 cm menjadi T6=4,5 cm,extensi trunk T1=3 cm menjadi T6=3,5 cm,side flexi trunk kanan T1=7 cm menjadi T6=8 cm,side flexi trunk kiri T1=11 cm menjadi T6=11cm. kekuatan otot dengan MMT flexi trunk T1=4 menjadi T6=4+, extensi trunk T1=4 menjadi T6=4+,side flexi trunk kanan T1=4 menjadi T6=4+, side flexi trunk kiri T1=4 menjadi T6=4+. dan adanya peningkatan aktifitas fungsional.

Item Type: Karya ilmiah (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Low back pain, nyeri, pinggang bawah, sponylosis lumbal
Subjects: R Medicine > RT Nursing
R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > Fisioterapi D3
Depositing User: Mrs Esti Handayani
Date Deposited: 27 May 2009 04:14
Last Modified: 17 Nov 2010 04:38
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/1665

Actions (login required)

View Item View Item