HUBUNGAN ANTARA OBESITAS DENGAN KECEMASAN MEMPEROLEH PASANGAN HIDUP PADA PEREMPUAN DEWASA AWAL

Yulianingsih, Eni (2008) HUBUNGAN ANTARA OBESITAS DENGAN KECEMASAN MEMPEROLEH PASANGAN HIDUP PADA PEREMPUAN DEWASA AWAL. Skripsi thesis, Universitas muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF
F100040111.pdf

Download (161kB)
[img] PDF
F100040111.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (406kB)

Abstract

Tugas perkembangan masa dewasa awal adalah mulai bekerja, memilih seorang teman hidup, belajar hidup bersama dengan suami atau istri, mulai membina keluarga. Pada masa itu seorang wanita akan merasa bahagia apabila dapat memenuhi tugas perkembangan tersebut salah satunya adalah memperoleh pasangan hidup. Namun pada kenyataannya tidak semua perempuan dewasa awal dapat dengan mudah memperoleh pasangan hidup dikarenakan faktor obesitas. Wanita yang obesitas cenderung tertutup, kurang percaya diri, dan mereka beranggapan pria lebih memilih wanita yang punya berat badan ideal dijadikan sebagai calon istri. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara obesitas dengan kecemasan memperoleh pasangan hidup pada perempuan dewasa awal dan mengetahui pengaruh obesitas dengan kecemasan memperoleh pasangan hidup pada perempuan dewasa awal. Hipotesis yang diajukan yaitu ada hubungan positif antara obesitas dengan kecemasan memperoleh pasangan hidup pada perempuan dewasa awal, semakin tinggi obesitas maka semakin tinggi pula kecemasan memperoleh pasangan hidup, demikian pula sebaliknya semakin rendah obesitas maka semakin rendah pula kecemasan memperoleh pasangan hidup. Subjek dalam penelitian ini adalah perempuan dewasa awal yang mengalami obesitas yang bertempat tinggal di desa Kendal kecamatan Kendal kabupaten Ngawi berjumplah 60 orang dengan karakteristik: a) perempuan usia 21-30 tahun, b) belum menikah, c) memiliki Indeks Masa Tubuh (IMT) ≥ 23,0. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah kuota purposive non random sampling. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala kecemasan memperoleh pasangan hidup dan data obesitas. Berdasarkan hasil analisis product moment didapatkan besarnya r=0,301 dengan p=0,018 (p<0,05) dengan demikian dapat dikatakan bahwa ada hubungan positif yang signifikan antara obesitas dengan kecemasan memperoleh pasangan hidup. Berdasarkan hasil penelitian diketahui subjek penelitian tergolong ringan sampai berat, dilihat dari hasil IMT (Indeks Masa Tubuh) 23,868 sampai 30,830, kecemasan memperoleh pasangan hidup tergolong sangat rendah ditunjukkan dengan rerata empirik sebesar 42,800 dan rerata hipotetik sebesar 70. Berdasarkan hasil penelitian diketahui sumbangan efektif obesitas terhadap kecemasan memperoleh pasangan hidup sebesar 9,1 %, artinya obesitas berpengaruh sebesar 9,1% terhadap kecemasan memperoleh pasangan hidup sehingga masih terdapat 90,9 % variabel lain yang mempengaruhi kecemasan memperoleh pasangan hidup selain variabel obesitas, seperti cacat tubuh dan faktor kepribadian orang itu sendiri. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan positif yang signifikan antara obesitas dengan kecemasan memperoleh pasangan hidup artinya semakin tinggi obesitas maka semakin tinggi pula kecemasan memperoleh pasangan hidup begitu pula sebaliknya semakin rendah obesitas maka semakin rendah pula kecemasan memperoleh pasangan hidup.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: obesitas, kecemasan memperoleh pasangan hidup.
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Fakultas Psikologi > Psikologi
Depositing User: Ari Fatmawati
Date Deposited: 19 May 2009 03:24
Last Modified: 24 Feb 2011 04:47
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/1327

Actions (login required)

View Item View Item