PENENTUAN SAHAM YANG PALING MENGGUNTUNGKAN DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN CAPITAL ASSET PRICING MODEL (CAPM) PADA 10 BIGGEST MARKET CAPITALIZATION (Studi kasus pada BEJ)

Wisdhaningrum, Wellys (2008) PENENTUAN SAHAM YANG PALING MENGGUNTUNGKAN DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN CAPITAL ASSET PRICING MODEL (CAPM) PADA 10 BIGGEST MARKET CAPITALIZATION (Studi kasus pada BEJ). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF
B100040078.pdf

Download (139kB)
[img] PDF
B100040078.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (483kB)

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini yaitu bagaimana menentukan saham yang paling menguntungkan sehingga investor dapat menginvestasikan dananya dengan tepat. Searah dengan permasalahan, maka tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan saham yang paling menguntungkan sehingga investor dapat menginvestasikan dananya dengan tepat Jenis penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan ruang lingkup pada objek penelitian tentang saham dan apek-aspek yang hendak diteliti tentang expected dan resiko. Model yang digunakan adalah Capital Asset Pricing Model (CAPM), dengan faktor- faktornya: (1) tingkat keuntungan yang diharapkan meliputi: tingkat pengembalian saham individu (Ri), tingkat pengembalian bebas resiko (Rf), dan tingkat pengembalian pasar (Rm), (2) risiko, dan (3) saham paling menguntungkan. Tempat penelitian yang digunakan adalah pojok Bursa Efek Jakarta Universitas Muhammadiyah Surakarta. Populasi dalam penelitian ini adalah 10 saham yang termasuk dalam kategori 10 biggest market cappitalization yang terdaftar pada Bursa Efek Jakarta untuk periode bulan Agustus 2007 dan sampling yang digunakan purposive sampling. Sumber data adalah data sekunder, yaitu data yang diperoleh Time Series harian dari saham yang menjadi sampel, suku bunga SBI, IHSG periode Agustus tahun 2007 dan publikasi lain yang dikeluarkan pojok BEJ. Teknik pengumpulan data menggunakan kepustakaan dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah E (Ri). Hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) Perhitungan Tingkat Pengembalian Pasar: Rata-rata tingkat pengembalian pasar adalah 0,07915 nilai ini lebih besar daripada nilai rata-rata tingkat pengembalian saham. Artinya, selama periode penelitian kondisi pasar modal Indonesia dalam perkembangan ada peningkatkan. (2) Perhitungan Tingkat Pengembalian Bebas Risiko, tingat suku bunga SBI yang dipakai adalah suku bunga bulanan SBI, dengan Rf = 0,00035. Kecilnya suku bunga SBI ini ditujukan agar para investor lebih memilih untuk investasi pada SBI,dengan pertimbangan akan lebih aman karena dijamin sepenuhnya oleh pemerintah. (3) Tingkat risiko sistematis. Nilai rata-rata dari risiko sistematis lebih besar dari nilai rata-rata, yaitu Telekomunikasi Indonesia Tbk, Astra International Tbk, Bumi Resources Tbk, dan Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar perusahaan memiliki nilai risiko sistematis lebih dari rata-rata. (4) Tingkat pengembalian yang diharapkan, rata-rata tingkat pengembalian yang diharapkan 0,07915. Nilai ini lebih besar dari nilai tingkat pengembalian saham dari masingmasing perusahaan dalam penelitian (0,07915 > 0,0608). Hal ini menunjukkan bahwa selama periode penelitian, rata-rata perusahaan memiliki tingkat pengembalian lebih kecil dari yang diharapkan. (5) Saham yang paling menguntungkan, dari 7 saham yang diteliti terdapat 2 saham termasuk dalam saham yang paling menguntungkan. Hal ini menunjukkan bahwa selama periode penelitian saham-saham yang diteliti 85,71% merupakan saham yang kurang efisien. Bank Central Asia Tbk dan Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk yang menguntungkan.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Saham, Capital Asset Pricing Model (CAPM), BEJ, Kuantitatif.
Subjects: H Social Sciences > HJ Public Finance
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Manajemen
Depositing User: Ari Fatmawati
Date Deposited: 31 Dec 2008 05:05
Last Modified: 02 Feb 2011 04:12
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/768

Actions (login required)

View Item View Item