PENGARUH MOTIVASI, KEDISIPLINAN DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP PENINGKATAN PRESTASI KERJA KARYAWAN BATIK BROTOSENO SRAGEN

ROZI , FAHRUR (2009) PENGARUH MOTIVASI, KEDISIPLINAN DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP PENINGKATAN PRESTASI KERJA KARYAWAN BATIK BROTOSENO SRAGEN. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF
B100040003.pdf

Download (160kB)
[img] PDF
B100040003.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (795kB)

Abstract

Perusahaan merupakan suatu organisasi yang terdiri dari sekumpulan orang dimana mereka saling bekerjasama dalam melakukan kegiatan produksi. Secara teoritik, semakin baik kerjasama dalam kelompok kerja, semakin tinggi prestasi kelompok tersebut. Tujuan perusahaan pada umumnya adalah mencapai keuntungan dan berusaha mempertahankan kelangsungan hidupnya dalam jangka panjang untuk mencapai tujuan tersebut, maka perusahaan meningkatkan prestasi kerja karyawan dengan cara memperhatikan motivasi, kedisiplinan, dan lingkungan kerja. Perumusan masalah yang diambil sebagai berikut: 1) Apakah ada pengaruh motivasi, kedisiplinan dan lingkungan kerja terhadap prestasi kerja karyawan secara bersama-sama? 2) Apakah ada pengaruh motivasi, kedisiplinan dan lingkungan kerja terhadap prestasi kerja karyawan secara individu? 3) Faktor manakah yang lebih dominan berpengaruh antara motivasi, kedisiplinan dan lingkungan kerja terhadap prestasi kerja karyawan pada Batik Brotoseno Sragen? Hipotesis yang dikemukakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) Diduga ada pengaruh yang signifikan antara motivasi, kedisiplinan dan lingkungan kerja terhadap prestasi kerja karyawan secara secara bersama-sama. 2) Diduga ada pengaruh yang signifikan antara motivasi, kedisiplinan dan lingkungan kerja terhadap prestasi kerja karyawan secara individu. 3) Diduga bahwa motivasi merupakan faktor yang mempunyai pengaruh yang paling dominan terhadap prestasi kerja karyawan. Alat analisis yang digunakan sebagai berikut: 1) uji validitas, 2) uji reliabilitas, 3) uji regresi linier berganda, 4) uji F, 5) uji t dan 6) Uji R2 (Koefisien Determinasi). Hasil analisis data dapat disimpulkan sebagai berikut: 1) Berdasarkan hasil analisis uji F diperoleh Fhitung = 316,727 > Ftabel = 2,77, maka Ho ditolak sehingga secara bersama-sama ada pengaruh yang signifikan motivasi kerja (X1), kedisiplinan kerja (X2) dan lingkungan kerja (X3) terhadap prestasi kerja. 2) Dari hasil uji t diperoleh thitung untuk variabel motivasi kerja sebesar 6,671, kedisiplinan sebesar 5,967 dan variabel lingkungan kerja sebesar 3,350 sedangkan ttabel sebesar 2,00, maka Ho ditolak sehingga ada pengaruh yang signifikan antara motivasi kerja, kedisiplinan dan lingkungan kerja terhadap prestasi kerja karyawan secara individu. 3) Berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda diperoleh koefisien motivasi kerja sebesar 0,485, kedisiplinan sebesar 0,365 dan lingkungan kerja sebesar 0,172, ini membuktikan bahwa variabel motivasi kerja mempunyai pengaruh yang dominan terhadap motivasi kerja karyawan dibandingkan variabel kedisiplinan dan lingkungan kerja.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Motivasi, Kedisiplinan, Lingkungan Kerja dan Prestasi Kerja
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Manajemen
Depositing User: Edy Susilo
Date Deposited: 18 Jun 2010 08:45
Last Modified: 15 Nov 2010 02:19
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/7574

Actions (login required)

View Item View Item