TEOLOGI PETANI (ANALISIS PERAN ISLAM DALAM RADIKALISME GERAKAN PETANI PADA FORUM PERJUANGAN PETANI NELAYAN BATANG PEKALONGAN (FP2NBP) DI KABUPATEN BATANG DAN PEKALONGAN)

ROMDLONI , MUHAMMAD (2005) TEOLOGI PETANI (ANALISIS PERAN ISLAM DALAM RADIKALISME GERAKAN PETANI PADA FORUM PERJUANGAN PETANI NELAYAN BATANG PEKALONGAN (FP2NBP) DI KABUPATEN BATANG DAN PEKALONGAN). Thesis thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta .

[img]
Preview
PDF
O00030014.pdf

Download (108kB)
[img] PDF
O00030014.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (293kB)

Abstract

Fenomena yang menarik diamati sekarang adalah munculnya organisasi petani Forum Perjuangan Petani dan Nelayan Batang Pekalongan yang mencoba menjadi lokomotif gerakan petani di Kabupaten Batang dan Pekalongan. Organisasi tani yang didirikan pada tahun 1999 merupakan gabungan dari 10 organisasi tani lokal yang berada di Kabupaten batang dan Pekalongan. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui Faktor yang menyebabkan kemunculan gerakan- gerakan petani dan tumbuhnya organisasi tani Forum Perjuangan Petani Nelayan Batang dan Pekalongan (FP2NBP). Kedua Untuk mengetahui Bentuk-bentuk perlawanan dan pola gerakan yang dilakukan kaum tani untuk memperjuangkan hak-haknya dan ketiga Untuk mengetahui Sejauhmana peran agama Islam dalam gerakan petani di Forum Perjuangan Petani Nelayan Batang dan Pekalongan (FP2NBP). Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan, dimana penelitian ini berusaha mengungkap fenomena-fenomena di lapangan yang kemudian dianalisis dan menggunakan pendekatan deskriptif analisis yaitu menggambarkan atau melukiskan secara sistematis, factual dan akurat mengenai fenomena atau hubungan antar fenomena yang diselidiki. Sumber data di dapat dari kata-kata dan tindakan dari objek penelitian dengan menggunakan metode pengumpulan data yang di dalamnya terdapat pengamatan, wawancara dan studi kepustakaan. Semua data yang terkumpul kemudian dianalisa melalui penyaringan data, pengolahan dan penyimpulan serta uji ulang. Data yang terkumpul disaring dan disusun dalam kategori-kategori dan saling dihubungkan. Melalui proses inilah penyimpulan dibuat. Berdasarkan beberapa laporan yang didapatkan dalam penelitian ini, latar belakang petani melakukan gerakan lebih di dasari atas aspek ekonomi, sejarah kepemilikan tanah, budaya dan agama. Petani mengangagap bahwa apa yang mereka perjuangkan adalah benar karena tanah yang ditelantarkan oleh para pemegang Hak Guna Usaha telah biasa mereka pergunakan untuk menambah pendapatan mereka, selain ada faktor sejarah kepemilikan tanah yang simpang siur dari zaman penjajahan , kemerdekaan dan orde baru. Bentuk gerakan yang mereka lakukan masih bersifat lokalis dan mempergantungkan pada tokoh elit petani. Sarana perjuangan mereka adalah dengan melakukan aksi protes, pengajuan ke pengadilan, aksi pendudukan dan aksi demonstrasi. Terkadang bentuk perjuangan ini sayarat dengan konflik dan tak jarang berujung pada kekerasan (radikalisme). Petani beranggapan bahwa apabila tanah ditelantarkan oleh para pemegang Hak Guna Usaha mereka bisa mempergunakannya dan memilikinya karena mereka beranggapan bahwa hal tersebut sesuai denga hukum islam, selain itu sistem kepercayaan dan ritual petani juga menempatkan Tuhan sebagai sumber kekuatan mutlak. Penentu segala kejadian alam dan nasib manusia sesuai kehendaknya secara misterius. “restu” Tuhan bukan hanya sebagai tujuan ritual dan inti kepercayaan, tetapi juga sebagai kunci segala nasib manusia.di sisi lain, sistem itu juga menempatkan elite sebagai pemegang fungsi strategis mencapai “penyalur” Tuhan. Hal ini bisa diketahui dari budaya yang mereka miliki dan pola pikir yang ada pada mereka.

Item Type: Karya ilmiah (Thesis)
Uncontrolled Keywords: TEOLOGI PETANI
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
Divisions: Fakultas Pasca Sarjana > Magister Pemikiran Islam
Depositing User: Mrs. Gatiningsih Gatiningsih
Date Deposited: 11 May 2010 03:03
Last Modified: 15 Nov 2010 08:53
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/6876

Actions (login required)

View Item View Item