PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN TERHADAP PENINGKATAN PRESTASI KERJA KARYAWAN PADA PT. NILAS WAHANA ANTIKA DI SUKOHARJO SKRIPSI

FADILLAH, FADILLAH (2009) PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN TERHADAP PENINGKATAN PRESTASI KERJA KARYAWAN PADA PT. NILAS WAHANA ANTIKA DI SUKOHARJO SKRIPSI. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF
B100040132.pdf

Download (208kB)
[img] PDF
B100040132.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat pendidikan, pelatihan secara individu atau bersama-sama terhadap peningkatan prestasi kerja karyawan dan untuk mengetahui variabel manakah yang mempunyai pengaruh paling dominan terhadap peningkatan prestasi kerja karyawan pada PT. Nilas Wahana Anitka di Sukoharjo. Berdasarkan hasil penelitian diharapkan dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan bagi perusahaan dalam menentukan kebijaksanaan program pendidikan dan pelatihan karyawan dimasa yang akan datang sehingga kegiatan operasional perusahaan yang akan datang akan lebih baik. Untuk menjawab hipotesis dalam penelitian digunakan alat analisis analisis regresi berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R2). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT. Nilas Wahana Antika di Sukoharjo yang berjumlah 160 orang, sedangkan sampel yang diambil adalah sejumlah 40 responden dengan probability sampling sebagai teknik penentuan sampel. Hasil penelitian diketahui bahwa tingkat pendidikan (X1) dengan nilai thitung = 4,919 > 2,026; berarti berpengaruh signifikan terhadap prestasi kerja karyawan. Pelatihan (X2) dengan nilai thitung = 4,954 > 2,026; berarti berpengaruh signifikan terhadap prestasi kerja karyawan. Hasil perhitungan F statistik diperoleh Fhitung= 31,816 > 3,23; sehingga tingkat pendidikan dan pelatihan secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap prestasi kerja dengan koefisien determinasi (R2) sebesar 0,632 berarti peningkatan maupun penurunan pada prestasi kerja karyawan 63,2% dapat dijelaskan oleh tingkat pendidikan dan pelatihan, sedangkan sisanya sebesar 36,8% dapat dijelaskan oleh variabel yang lain di luar model. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa pelatihan mempunyai nilai koefieisen beta lebih besar dibandingkan dengan variabel tingkat pendidikan yaitu sebesar 0,508. Hal ini menunjukkan bahwa pelatihan lebih dominan berpengaruh terhadap prestasi kerja karyawan dibandingkan dengan tingkat pendidikan. Hasil penelitian ini sesuai dengan penelitian Ika Swadesi Wijiastuti (2003) dengan hasil bahwa pendidikan dan pelatihan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan prestasi kerja karyawan. Namun sedikit berbeda dengan penelitian Erwan Haryanto (2003) menggunakan produktivitas kerja karyawan variabel dependen. Penelitian ini tidak konsisten dengan penelitian Muhamad Tunjung Sulaksono (2002) yang menggunakan chi square sebagai alat analisis, selain itu dalam penelitiannya menambahkan variabel masa kerja untuk mempengaruhi produktivitas kerja karyawan.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: tingkat pendidikan, training, prestasi kerja.
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Manajemen
Depositing User: Ari Fatmawati
Date Deposited: 14 Aug 2009 08:03
Last Modified: 16 Nov 2010 08:05
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/4133

Actions (login required)

View Item View Item