Maysarah,, Hayu Laila and , Dra. Hj. Sri Gunarsi, SH. MH. (2014) Penanaman Karakter Kemandirian Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler Di Sekolah Luar Biasa (Studi Kasus Sekolah Luar Biasa Negeri Sragen Tahun Pelajaran 2013/2014). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.
|
PDF (Naskah Publikasi)
2._NASKAH_PUBLIKASI.pdf Download (893kB) |
|
|
PDF (Halaman Depan)
3._HALAMAN_DEPAN.pdf Download (2MB) |
|
|
PDF (Bab I)
4._BAB_I.pdf Download (172kB) |
|
PDF (Bab II)
5._BAB_II.pdf Restricted to Repository staff only Download (271kB) |
||
PDF (Bab III)
6._BAB_III.pdf Restricted to Repository staff only Download (352kB) |
||
PDF (Bab IV)
7._BAB_IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (729kB) |
||
PDF (Bab V)
8._BAB_V.pdf Restricted to Repository staff only Download (96kB) |
||
|
PDF (Daftar Pustaka)
9._DAFTAR_PUSTAKA.pdf Download (164kB) |
|
PDF (Lampiran)
10._LAMPIRAN-LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) mendeskripsikan penanaman karakter kemandirian melalui kegiatan ekstrakurikuler di Sekolah Luar Biasa Negeri Sragen, (2) mendiskripsikan hambatan-hambatan yang dialami dalam penanaman karakter kemandirian melalui kegiatan ekstrakurikuler di SLB Negeri Sragen, (3) mendiskripsikan solusi atas hambatan-hambatan dalam penanaman karakter kemandirian pada siswa SLB Negeri melalui kegiatan ekstrakurikuler. Subjek penelitian ini adalah siswa Sekolah Luar Biasa Negeri Sragen yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi teknik wawancara, observasi, dan mencatat dokumen. Prosedur dalam penelitian ini yaitu pra lapangan, penelitian lapangan, analisis data dan analisis dokumentasi. Analisis data model interaktif terdapat beberapa tahapan. Tahapan tersebut adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman karakter kemandirian dalam kegiatan ekstrakurikuler penting untuk dilakukan. Siswa tidak merasa rendah diri apabila berbeda dengan orang lain.(1) siswa diikut sertakan jika ada pesanan untuk menjadi tata rias pengantin, nanti lama-kelamaan siswa akan mahir untuk menjadi juru tata rias pengantin dan memiliki keterampilan yang bisa dijual, (2) siswa diajarkan latihan kegunaan dari salah satu aplikasi komputer seperti Ms. Word dan Excel, serta cara mengoperasikannya, (3) siswa diajarkan bagaimana cara menata rambut dan Make Up. Hambatan yang dialami dalam menanamkan karakter kemandirian dalam kegiatan ekstrakurikuler adalah (1) diawal dilakukan kegiatan siswa cenderung mengulur waktu, (2) guru kurang selamangat dalam mengajar ekstrakurikuler, (3) guru kurang selamangat dalam mengajar ekstrakurikuler. di awal kegiatan peserta cenderung mengulur waktu. Solusi yang dilakukan dalam penanaman karakter kemandirian adalah (1) adanya motivasi dari orang tua siswa, (2) guru pembina memberikan motivasi, bimbingan, dan perhatian yang lebih kepada siswa sehingga siswa akan merasa lebih dekat dengan gurunya.
Item Type: | Karya ilmiah (Skripsi) |
---|---|
Uncontrolled Keywords: | karakter kemandirian, ekstrakurikuler |
Subjects: | L Education > LC Special aspects of education |
Divisions: | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Kewarganegaraan |
Depositing User: | Ari Fatmawati |
Date Deposited: | 19 Jan 2015 07:32 |
Last Modified: | 19 Oct 2021 07:38 |
URI: | http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/31624 |
Actions (login required)
View Item |