PENGARUH MEKANISME CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BURSA EFEK INDONESIA

Adam, Ari Sandi (2009) PENGARUH MEKANISME CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BURSA EFEK INDONESIA. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF
B100050008.pdf

Download (48kB)
[img] PDF
B100050008.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (322kB)

Abstract

Corporate governance merupakan serangkaian mekanisme yang dapat melindungi pihak-pihak minoritas dari ekspropriasi yang dilakukan oleh para manajer dan pemegang saham pengendali dengan penekanan pada mekanisme legal. Pendekatan legal dari corporate governance memiliki arti bahwa mekanisme kunci dari corporate governance adalah proteksi investor eksternal (outside investor), baik pemegang saham maupun kreditor, melalui sistem legal yang dapat diartikan dengan hukum dan pelaksanaannya. Meskipun reputasi dan gagasan-gagasan yang dimiliki oleh para manajer dapat membantu dalam meraih dana, variasi dalam hukum dan pelaksanaannya merupakan hal utama dalam memahami mengapa perusahaan-perusahaan dalam beberapa negara lebih mudah mendapatkan dana dibandingkan perusahaan-perusahaan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi keterkaitan corporate governance yang diterapkan dalam suatu perusahaan dengan kinerja perusahaan yang bersangkutan. Populasi yang akan di teliti dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan manufaktur yang selama tiga periode waktu yaitu 2004-2006 di BEI serta melaporkan laporan keuangan secara lengkap dan dipublikasikan di Indonesian Capital Market Directory, pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan jumlah sampel yang diperoleh sebanyak 26 perusahaan Metode analisis data menggunakan regresi linear berganda, uji t, uji F dan koefisien determinasi. Berdasarkan hasil uji t variabel kepemilikan manajerial, ukuran dewan komisaris, komite audit berpengaruh signifikan terhadap kinerja perusahaan. Hal ini ditunjukkan oleh nilai signifikansi sebesar 0,032 (kepemilikan manajerial), 0,0031 (ukuran dewan komisaris), dan 0,001 (komite audit) dimana nilai signifikansi tersebut lebih kecil dari 0,05. Sedangkan untuk variabel kepemilikan institusional tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja perusahaan, hal ini ditunjukkan oleh nilai signifikansi sebesar 0,292 yang lebih besar dari 0,05. Berdasarkan hasil uji F, kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, ukuran dewan komisaris, dan komite audit secara bersama- sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja perusahaan, hal ini ditunjukkan oleh nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05). Hasil koefisien determinasi sebesar 0,214. Hal ini berarti 21,4% variasi perubahan kinerja perusahaan dijelaskan oleh variasi kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, ukuran dewan komisaris, komite audit. Sementara sisanya sebesar 78,6% diterangkan oleh faktor lain yang tidak ikut terobservasi.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, ukuran dewan komisaris, komite audit, kinerja perusahaan
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Manajemen
Depositing User: Users 13 not found.
Date Deposited: 22 Jun 2009 07:49
Last Modified: 16 Nov 2010 18:30
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/2997

Actions (login required)

View Item View Item