Sari, Lelly Yunita and , Kartinah, A. Kep., S.Kep (2013) Asuhan Keperawatan Pada Tn. W dengan Gangguan Sistem Pencernaan : Typoid Abdominalis di Bangsal Dahlia RSUD Banyudono. Diploma thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.
|
PDF (Naskah Publikasi)
Naskah_Publikasi_Ilmiah.pdf Download (924kB) |
|
|
PDF (Halaman Depan)
HALAMAN_DEPAN.pdf Download (1MB) |
|
|
PDF (Bab I)
BAB_I_PDF.pdf Download (136kB) |
|
PDF (Bab II)
BAB_II_PDF.pdf Restricted to Repository staff only Download (178kB) |
||
PDF (Bab III)
BAB_III_PDF.pdf Restricted to Repository staff only Download (274kB) |
||
PDF (Bab IV)
BAB_IV_PDF.pdf Restricted to Repository staff only Download (175kB) |
||
PDF (Bab V)
BAB_V_PDF.pdf Restricted to Repository staff only Download (90kB) |
||
|
PDF (Daftar Pustaka)
DAFTAR_PUSTAKA_PDF.pdf Download (84kB) |
|
PDF (Lampiran)
LAMPIRAN_PDF.pdf Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
Abstract
Latar Belakang : Typoid merupakan penyakit yang sering ditemukan di rumah sakit umum, penyebabnya adalah kuman salmonella thypi yang berkembang karena faktor pengetahuan tentang kesehatan diri dan lingkungan yang masih relatif rendah, penyediaan air bersih yang tidak memadai keluarga dengan hygiene sanitasi yang rendah. Demam typoid adalah infeksi bakteri gram negative salmonella typhi atau s.paratyphi melalui asupan makanan atau minuman yang terkontaminasi. Tujuan : Untuk mengetahui asuhan keperawatan pada pasien dengan gangguan pencernaan : typoid meliputi pengkajian, intervensi, implementasi dan evaluasi keperawatan. Penulis menggunakan metode analitik, dengan melakukan asuhan keperawatan di RSUD Banyudono. Hasil : Setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 3x24 jam didapatkan 4 diagnosa yaitu : hipertermi, resiko defisit volume cairan, resiko ketidakseimbangan nutrisi, intoleransi aktivitas. Dan didapatkan hasil evaluasi : suhu badan pasien dalam rentang normal dari 39˚c menjadi 37,2c, buang air besar pasien normal dari 3x/hari menjadi 1x/hari dengan konsistensi lembek, pasien sudah tidak mual, aktivitas sehari-hari meningkat. Kesimpulan : Kerjasama antar tim kesehatan dan pasien/keluarga sangat diperlukan untuk keberhasilan asuhan keperawatan pada pasien, komunikasi terapeutik dapat mendorong pasien lebih kooperatif.
Item Type: | Karya ilmiah (Diploma) |
---|---|
Uncontrolled Keywords: | typoid, hipertermi, defisit volume cairan, ketidakseimbangan nutrisi, intoleransi aktivitas. |
Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
Divisions: | Fakultas Ilmu Kesehatan > Keperawatan D3 |
Depositing User: | Users 1514 not found. |
Date Deposited: | 14 Sep 2013 06:23 |
Last Modified: | 25 Oct 2021 02:46 |
URI: | http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/25852 |
Actions (login required)
View Item |