Prarancangan Pabrik High Density Polyethylena (HDPE) Proses Union Carbide Kapasitas 105.000 Ton per Tahun

Prabowo, Prabowo (2007) Prarancangan Pabrik High Density Polyethylena (HDPE) Proses Union Carbide Kapasitas 105.000 Ton per Tahun. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF (Halaman Depan)
Halaman_Depan.pdf

Download (259kB)
[img]
Preview
PDF (Bab I)
Bab_I.pdf

Download (391kB)
[img] PDF (Bab II)
Bab_II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (606kB)
[img] PDF (Bab III)
Bab_III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (230kB)
[img] PDF (Bab IV)
Bab_IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (656kB)
[img] PDF (Bab V)
Bab_V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (227kB)
[img] PDF (Bab VI)
Bab_VI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (398kB)
[img] PDF (Bab VII)
Kesimpulan.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (45kB)

Abstract

Polyethylene merupakan senyawa polimer thermoplastik yang memiliki sifat tahan panas, daya regang tinggi serta tidak larut dalam pelarut organik. Dalam industri Polyethylene banyak digunakan sebagai bahan baku pada industri kountainer, kawat atau kabel, botol, pipa, film, semi konduktor serta produkproduk lainnya yang terbuat dari plastik. Berdasarkan dari berbagai pertimbangan dalam Prarancangan Pabrik High Density Polyethylene ini digunakan proses Union Carbide dengan kapasitas 105.000 ton/tahun dan direncanakan berlokasi di daerah Cilegon, Banten. Bahan baku etilen diperoleh dari PT. Chandra Asri, Cilegon Pembuatan Polyethylene dari monomer etilen dilakukan dengan reaksi polimerisasi radikal bebas dalam fluidized bed reactor dengan kondisi operasi 70oC, 15 atm, katalis yang digunakan adalah TiCl4, dan Al(C2H5)3 kemudian ditambahkan komonomer dan hydrogen untuk menghentikan reaksi berkelanjutan. Pabrik ini digolongkan sebagai pabrik beresiko tinggi karena kondisi operasinya. Prose yang dipilih adalah proses Union Carbide, karena konstruksi peralatannya yang sederhana namun memberikan nilai konversi yang terbesar kedua diantara proses yang ada yaitu sebesar 25%. Kebutuhan bahan baku Polyethylene yaitu etilen sebesar 13.461,5596 kg/jam dan Metil Akrilat sebesar 1.673,5602 kg/jam. Kemudian untuk menunjang proses produksi, didirikan unit pendukung proses yang terdiri dari unit penyediaan air, steam, tenaga listrik, bahan bakar serta unit pengolahan limbah, juga dilengkapi dengan fasilitas laboratorium yang selalu mengontrol mutu dan kualitas bahan baku dan kualitas produk agar sesuai dengan spesifikasi yang dikehendaki. Pabrik ini membutuhkan modal tetap sebesar US$ 2.925.624,09. modal kerja sebesar Rp. 168.667.559.727,1. kemudian dari keuntungan sebelum pajak adalah sebesar Rp. 40.424.934.008 dan keuntungan sesudah pajak Rp. 20.212.467.004. Analisis ekonomi terhadap Prarancangan Pabrik Polyethylene ini memberikan kelayakan bahwa besarnya percent Return on Invesment (ROI) sebelum dan sesudah pajak 45,15 % dan 22,57 %, Pay Out Time (POT) sebelum dan sesudah pajak 1.81 tahun dan 3.07 rahun. BEP sebesar 58,48 % dan SDP sebesar 44,86 % berdasarkan perhitungan ekonomi, maka disimpulkan pabrik Polyethylene menarik serta layak untuk didirikan.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Polyethylene, Union Carbide
Subjects: T Technology > TP Chemical technology
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Kimia
Depositing User: Ari Fatmawati
Date Deposited: 03 Feb 2012 09:59
Last Modified: 03 Feb 2012 11:57
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/16665

Actions (login required)

View Item View Item