Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Sikap Kepatuhan Pasien Gagal Ginjal Kronik Dalam Melaksanakan Program Hemodialisis di Ruang Hemodialisa Rumah Sakit Dr. Moewardi Surakarta

PURWANTI, PURWANTI and , Okti Sri Purwanti, S.Kep.,Ns and , Arif Widodo, A.Kep,. M.Kes (2011) Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Sikap Kepatuhan Pasien Gagal Ginjal Kronik Dalam Melaksanakan Program Hemodialisis di Ruang Hemodialisa Rumah Sakit Dr. Moewardi Surakarta. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF (Halaman Depan)
HALAMAN_DEPAN.pdf

Download (108kB)
[img]
Preview
PDF (Bab I)
BAB_SATU.pdf

Download (39kB)
[img] PDF (Bab II)
BAB_DUA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (73kB)
[img] PDF (Bab III)
BAB_TIGA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (110kB)
[img] PDF (Bab IV)
BAB_EMPAT.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (152kB)
[img] PDF (Bab V)
BAB_LIMA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (16kB)
[img]
Preview
PDF (Daftar Pustaka)
DAFTAR_PUSTAKA.pdf

Download (18kB)
[img] PDF (Lampiran)
LAMPIRAN-LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (257kB)

Abstract

Latar Belakang. Pasien Gagal Ginjal Kronik yang berada pada stadium akhir memerlukan terapi pengganti fungsi ginjal (renal replacement therapy) untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya seperti transplantasi ginjal, hemodialisis dan terapi Continous Ambulatory Peritoneal Dyalisis. Pasien yang menjalani program hemodialisis rutin mengalami berbagai masalah yang menjadi stressor fisik dan biopsiko sosiospritual terhadap peningkatan ketidakpatuhan pasien. Kepatuhan pasien dalam menjalani rutinitas hemodialisis sangat diperlukan dalam penatalaksanaan pasien gagal ginjal kronik. Tujuan penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apakah yang mempengaruhi sikap kepatuhan pasien gagal ginjal kronik dalam melaksanakan program hemodialisis di Ruang Hemodialisis Rumah Sakit Dr. Moewardi Surakarta. Metode penelitian. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelatif. Populasi penelitian adalah semua pasien gagal ginjal kronik yang menjalankan program hemodialisis rutin di ruang Hemodialisis RSUD Dr. Moewardi Surakarta pada bulan September 2010. Sampel penelitian sebanyak 56 pasien dengan teknik consecutive sampling. Instrumen penelitian adalah kuesioner. Analisis data dalam penelitian ini mengunakan Chi Square dan Regresi logistik. Hasil Penelitian. Berdasarkan hasil uji Chi Square menunjukkan bahwa variabel pendidikan tidak memiliki hubungan dengan sikap kepatuhan (p-value = 0,749), variabel lama hemodialisis memiliki hubungan dengan sikap kepatuhan (p-value = 0,017), dan variabel kualitas interaksi perawat memiliki hubungan dengan sikap kepatuhan (p-value = 0,001).Hasil regresi logistik untuk membuktikan adakah pengaruh variabel lama hemodialisis dan kualitas interaksi perawat dengan sikap kepatuhan hemodialisis diperoleh kesimpulan bahwa variabel lama hemodialisis tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap sikap kepatuhan (p-value =0,998; OR = 0,224) dan variabel interaksi perawat memiliki pengaruh yang signifikan terhadap sikap kepatuhan (p-value =0,999; OR = 9,600). Kesimpulan. Kesimpulan yang diperoleh dalam penelitian ini adalah: (1) tidak terdapat pengaruh tingkat pendidikan dengan kepatuhan pasien dalam menjalankan program hemodialisis, (2) tidak terdapat pengaruh lama hemodialisis dengan kepatuhan pasien dalam menjalankan program hemodialisis, dan (3) tidak terdapat pengaruh interaksi perawat dengan kepatuhan pasien dalam menjalankan program hemodialisis.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: tingkat pendidikan, lama hemodialisis, interaksi perawat,sikap kepatuhan hemodialisis.
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > Keperawatan
Depositing User: Ari Fatmawati
Date Deposited: 31 Jan 2012 07:29
Last Modified: 19 Apr 2016 03:57
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/16617

Actions (login required)

View Item View Item