Hastomo, Safri Dwi and , Arif Surya Kusuma, S.I.Kom, M.A. (2026) Representasi Penyandang Disabilitas Intelektual Dalam Film “I Am Sam” (Analisis Semiotika Roland Barthes). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.
|
PDF (Naskah Publikasi)
NASKAH PUBLIKASI (Safri Dwi Hastomo).pdf Download (1MB) |
|
|
PDF (Surat Pernyataan Publikasi)
Surat Pernyataan Publikasi (Safri Dwi HastomoL100220143).pdf Restricted to Repository staff only Download (593kB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan representasi disabilitas intelektual dan ketimpangan sosial dalam film I Am Sam. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih adanya stigma, diskriminasi, dan ketimpangan yang dialami penyandang disabilitas intelektual dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pengasuhan, pekerjaan, dan akses terhadap keadilan. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis semiotika Roland Barthes yang menitikberatkan pada makna denotatif, konotatif, dan mitos. Data penelitian diperoleh dari adegan, dialog, ekspresi tokoh, dan unsur visual dalam film I Am Sam yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film I Am Sam merepresentasikan disabilitas intelektual tidak hanya sebagai keterbatasan fungsi intelektual individu, tetapi juga sebagai pengalaman sosial yang dibentuk oleh stigma, stereotip, diskriminasi, dan hambatan institusional. Tokoh Sam Dawson digambarkan memiliki keterbatasan kognitif, namun tetap menunjukkan perilaku adaptif, tanggung jawab, kasih sayang, dan komitmen dalam mengasuh anaknya, termasuk kemampuan mengenali keterbatasannya dan mencari dukungan dalam menghadapi berbagai hambatan. Penelitian ini juga menemukan representasi ketimpangan sosial dalam empat aspek, yaitu ketimpangan dalam sistem layanan sosial, relasi ayah dan anak, lingkungan sosial, dan sistem hukum. Film ini membongkar mitos bahwa penyandang disabilitas intelektual tidak mampu menjadi individu yang mandiri dan bertanggung jawab. Melalui berbagai tanda dan simbol yang ditampilkan, film memperlihatkan bahwa hambatan yang dialami penyandang disabilitas intelektual tidak hanya berasal dari kondisi individu, tetapi juga dari struktur sosial dan institusi yang masih menempatkan kemampuan intelektual sebagai ukuran utama dalam menilai kapasitas seseorang. Kata Kunci: disabilitas intelektual, film I Am Sam, ketimpangan sosial, representasi, semiotika Roland Barthes Abstract This study aims to describe the representation of intellectual disability and social inequality in the film I Am Sam. The study is motivated by the continuing presence of stigma, discrimination, and social inequality experienced by individuals with intellectual disabilities in various aspects of life, including parenting, employment, and access to justice. This research employed a descriptive qualitative method using Roland Barthes' semiotic analysis, focusing on denotative, connotative, and mythical meanings. The data were collected from scenes, dialogues, characters' expressions, and visual elements in the film I Am Sam, selected through purposive sampling. The findings indicate that I Am Sam represents intellectual disability not merely as an individual's intellectual limitation but also as a social experience shaped by stigma, stereotypes, discrimination, and institutional barriers. The character of Sam Dawson is portrayed as having cognitive limitations while demonstrating adaptive behavior, responsibility, affection, and commitment in raising his daughter, including the ability to recognize his limitations and seek support in dealing with various challenges. The study also identifies the representation of social inequality in four aspects: inequality in the social service system, inequality in the father–child relationship, inequality in the social environment, and inequality in the legal system. The film challenges the myth that individuals with intellectual disabilities are incapable of being independent and responsible. Through various signs and symbols, the film illustrates that the barriers experienced by individuals with intellectual disabilities arise not only from their individual conditions but also from social structures and institutions that continue to regard intellectual ability as the primary criterion for assessing an individual's capacity. Keywords: intellectual disability, I Am Sam film, social inequality, representation, Roland Barthes semiotics
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | disabilitas intelektual, film I Am Sam, ketimpangan sosial, representasi, semiotika Roland Barthes |
| Subjects: | H Social Sciences > HE Communications J Political Science > JL Political institutions (America except United States) |
| Divisions: | Fakultas Komunikasi dan Informatika > S1 Ilmu Komunikasi |
| Depositing User: | SAFRI DWI HASTOMO |
| Date Deposited: | 18 Aug 2026 04:43 |
| Last Modified: | 18 Aug 2026 04:43 |
| URI: | http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/147754 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
