Pamenang, Kirana Sekar and , Ir. Sri Sunarjono, M.T., Ph.D. (2026) Perbandingan Hot Rolled Sheet dan Sandsheet sebagai Wearing Course dengan Filler Semen Bima. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.
|
PDF (Naskah Publikasi)
Naskah Publikasi kirana.pdf Download (842kB) |
|
|
PDF (Halaman Depan)
Halaman Depan.pdf Download (1MB) |
|
|
PDF (Bab I)
Bab 1.pdf Download (185kB) |
|
|
PDF (Bab II)
Bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (278kB) |
|
|
PDF (Bab III)
Bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (442kB) |
|
|
PDF (Bab IV)
Bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
PDF (Bab V)
Bab 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (911kB) |
|
|
PDF (Bab VI)
Bab 6.pdf Restricted to Repository staff only Download (218kB) |
|
|
PDF (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf Download (148kB) |
|
|
PDF (Lampiran)
Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
PDF (Surat Pernyataan Publikasi)
surat pernyataan publikasi.pdf Restricted to Repository staff only Download (688kB) |
Abstract
Perkerasan jalan memerlukan wearing course yang memiliki stabilitas, fleksibilitas, dan durabilitas yang baik agar mampu menahan beban lalu lintas. Hot Rolled Sheet (HRS) dan Sand Sheet (Latasir) merupakan jenis lapis permukaan yang memiliki karakteristik berbeda sehingga perlu dibandingkan kinerjanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik Marshall untuk kedua campuran tersebut dengan Semen Bima sebagai substitusi filler abu batu. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Surakarta menggunakan metode Marshall Test. Penentuan Kadar Aspal Optimum (KAO) dilakukan dengan variasi kadarnya 5%; 5,5%; 6%; 6,5%; dan 7%. Variasi substitusi Semen Bima sebesar 0%, 25%, 50%, 75%, dan 100%. Parameter yang dianalisis meliputi stabilitas, flow, Marshall Quotient (MQ), Void in Mix (VIM), Void in Mineral Aggregate (VMA), dan Void Filled with Asphalt (VFWA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa KAO yang diperoleh sebesar 6,53% untuk sand sheet dan 6,5% untuk hot rolled sheet. Pada campuran HRS, nilai stabilitas optimumnya pada kadar 75% sebesar 1258,292 kg, nilai flow optimum sebesar 4,70 pada kadar filler 100%, nilai MQ optimum 274,245 kg/mm pada kadar filler 25%, nilai VIM optimum 5,54% pada kadar filler 25%, VMA optimum 18,15% pada kadar filer 25%, dan VFWA 69,51% pada kadar filler 25%, sehingga seluruh parameter memenuhi Spesifikasi Umum Bina Marga Tahun 2025. Sementara itu, pada campuran Sandsheet diperoleh nilai stabilitas optimum 1024,184 pada kadar filler 100%, flow 3,00 mm pada kadar filler 100%, MQ optimum 358,991 kg/mm pada kadar filler 50%, VIM optimum 3,58% pada kadar filler 75%, dan VFWA 78,38% ada kadar filler 75%. Pada hasil perhitungan VMA seluruh hasil tidak memenuhi spesifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa campuran HRS memiliki stabilitas yang lebih tinggi sehingga lebih mampu menahan beban lalu lintas, sedangkan campuran Sandsheet memiliki nilai MQ dan VFWA yang lebih tinggi serta campuran yang lebih padat. Namun, nilai VMA pada campuran Sandsheet belum memenuhi persyaratan Spesifikasi Umum Bina Marga Tahun 2025. Berdasarkan hasil tersebut, campuran HRS dengan substitusi filler Semen Bima 75% merupakan campuran yang memberikan kinerja Marshall paling baik sebagai lapis permukaan jalan. Kata kunci: HRS, Sandsheet, Semen Bima, KAO, Karakteristik Marshall.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | HRS, Sandsheet, Semen Bima, KAO, Karakteristik Marshall. |
| Subjects: | T Technology > TA Civil Engineering T Technology > TA Civil Engineering > Teknik Kontruksi, Pondasi |
| Divisions: | Fakultas Teknik > S1 Teknik Sipil |
| Depositing User: | KIRANA SEKAR PAMENANG |
| Date Deposited: | 19 Aug 2026 06:33 |
| Last Modified: | 20 Aug 2026 03:49 |
| URI: | http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/147745 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
