Hubungan Kualitas Tidur dan Aktivitas Fisik dengan Kejadian Prediabetes pada Remaja Di Surakarta

Shabrina, Talitha and , Firmansyah, S.ST. M.Gz (2026) Hubungan Kualitas Tidur dan Aktivitas Fisik dengan Kejadian Prediabetes pada Remaja Di Surakarta. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img] PDF (Naskah Publikasi)
Naskah Publikasi Final.pdf

Download (215kB)
[img] PDF (Halaman Depan)
Halaman Depan.pdf

Download (1MB)
[img] PDF (Bab I)
Bab I Skripsi.pdf

Download (164kB)
[img] PDF (Bab II)
Bab II Skripsi.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (194kB)
[img] PDF (Bab III)
Bab III Skripsi.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (414kB)
[img] PDF (Bab IV)
Bab IV Skripsi.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (343kB)
[img] PDF (Bab V)
Bab V Skripsi.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (147kB)
[img] PDF (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf

Download (230kB)
[img] PDF (Lampiran)
Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF (Surat Pernyataan Publikasi)
Surat Pernyataan Publikasi.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Faktor gaya hidup, khususnya kualitas tidur dan aktivitas fisik, diperkirakan berkontribusi terhadap munculnya prediabetes pada remaja. Adapun faktor lain seperti pola makan, status gizi, riwayat keluarga diabetes, serta perubahan hormonal selama masa pubertas menjadi faktor kemungkinan memiliki pengaruh yang lebih besar. Penelitian ini bertujuan menganalisis keterkaitan kualitas tidur dan aktivitas fisik dengan kejadian prediabetes pada remaja di Kota Surakarta. Studi ini menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan observasional analitik berdesain cross-sectional. Populasi penelitian mencakup remaja di Surakarta, dengan jumlah sampel 197 responden yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Kualitas tidur dinilai memakai kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), sedangkan aktivitas fisik diukur menggunakan Physical Activity Questionnaire for Adolescents (PAQ-A). Status prediabetes ditetapkan berdasarkan hasil pemeriksaan glukosa darah puasa pada kapiler dengan metode spektrofotometri. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji statistik Kolmogrov Smirnov Test dengan uji korelasi Person Product Moment bila diketahui berdistribusi normal serta uji Rank Spearman bila data diketahui berdistribusi tidak normal. Hasil menunjukkan mayoritas responden memiliki kualitas tidur kurang baik (98,5%) dan aktivitas fisik kategori ringan (81,2%), sementara prediabetes ditemukan pada 8,1% responden. Uji bivariat memperlihatkan hasil analisis Person Correlation tidak adanya hubungan bermakna antara kualitas tidur dan prediabetes (p=0,879) maupun antara aktivitas fisik dan prediabetes (p=0,882). Dengan demikian, meskipun sebagian besar remaja memiliki kualitas tidur buruk dan aktivitas fisik ringan, keduanya tidak berhubungan signifikan dengan kejadian prediabetes dikarenakan remaja umumnya masih memiliki fungsi pankreas dan sensitivitas insulin yang baik, sehingga tubuh masih mampu menjaga kadar glukosa darah agar tetap normal. Meski begitu, upaya memperbaiki kualitas tidur sesuai durasi yang dianjurkan dan meningkatkan aktivitas fisik secara rutin tetap penting dilakukan sebagai langkah pencegahan untuk menurunkan risiko serta menghambat peningkatan kasus prediabetes di masa depan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Aktivitas fisik, Kualitas tidur, Prediabetes, Remaja
Subjects: R Medicine > Nutrition
R Medicine > Nutrition > Diet And Lifestyle
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > S1 Ilmu Gizi
Depositing User: TALITHA SHABRINA
Date Deposited: 22 Apr 2026 06:44
Last Modified: 22 Apr 2026 06:44
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/144009

Actions (login required)

View Item View Item