Sistem Hidroponik Pertanian Modern Pemantauan Dan Penambahan Pupuk Otomatis Berbasis Iot Serta Pembangkit Listrik Tenaga Surya

Nugraha, Muhammad Rizki Surya and , Umi Fadlillah, ST. MEng (2025) Sistem Hidroponik Pertanian Modern Pemantauan Dan Penambahan Pupuk Otomatis Berbasis Iot Serta Pembangkit Listrik Tenaga Surya. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img] PDF (Surat Pernyataan Publikasi)
Surat-Pernytaan-Publikasi.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (615kB)
[img] PDF (Naskah Publikasi)
NASPUB_MUHAMMAD RIZKI SURYA NUGRAHA_D400210131.pdf

Download (2MB)

Abstract

Negara agraris adalah sebutan bagi Negara Indonesia yang merupakan mayoritas penduduk bekerja sebagai petani. Pertanian di Indonesia bisa dibilang sangat merata pada setiap wilayahnya. Salah satu jenis pertanian ialah hidroponik, yaitu budidaya pertanian tanpa menggunakan media tanah, sehingga hanya dijalankan menggunakan air sebagai media pengganti tanah. Jadi, sistem bercocok tanam secara hidroponik dapat memanfaatkan lahan yang sempit. Beberapa kelebihan bertanam secara hidroponik dibandingkan penanaman dengan menggunakan media tanah adalah masalah hama dan penyakit dapat dikurangi, produk yang dihasilkan umumnya berkualitas lebih baik sehingga harga jualnya lebih tinggi serta lahan yang sempit bukan menjadi kendala untuk membuat lingkungan menjadi hijau dan indah. Sistem hidroponik pertanian modern digunakan untuk pertanian hidroponik yang mengandalkan air sebagai media sumber nutrisi dari tanaman tersebut. Pertanian hidroponik menggunakan pupuk cair berupa nutrisi AB Mix yang digunakan untuk sumber nutrisi dari tanaman hidroponik. Kandungan yang terdapat pada air harus dipantau secara langsung yang menyebabkan petani harus datang ke lokasi pertanian untuk melakukan pengecekan atau pengontrolan pada air yang digunakan. Pertanian hidroponik menggunakan sumber listrik rumahan untuk menjalankan dari pompa sirkulasi air, ketika terjadi pemadaman listrik pompa sirkulasi tidak dapat mengaliri hidroponik yang akan membuat dari tanaman hidroponik mati. Berdasarkan masalah tersebut, maka penulis akan membuat alat untuk memantau dan mengendalikan sistem hidroponik secara otomatis berbasis IoT (Internet of Things) menggunakan sumber pembangkit listrik tenaga surya. Sistem hidroponik pertanian modern memiliki tujuan untuk meningkatkan efisiensi dalam pemantauan dan pemberian nutrisi pada pertanian hidroponik dan pemanfaatan panel surya untuk sumber pembangkit listrik agar tetap bisa berjalan walaupun terjadi pemadaman listrik. Alat dan bahan yang digunakan untuk pemantauan nutrisi pada hidroponik antara lain sensor DS1820, sensor PH, sensor TDS, dan sensor Water Level Kemudian ada motor DC 5V sebagai penyalur pupuk otomatis dan motor DC 12V sebagai pompa distribusi perairan hidroponik. Sumber listrik didapatkan dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan kapasitas 50 WP. Pada penelitian ini juga menggunakan ESP 32 sebagai kontroler. Penelitian diawali dengan metode studi literatur dan perancangan alat dengan studi observasi untuk melakukan riset terhadap alat yang akan dibuat. Hal ini sebagai bentuk dukungan dalam bidang pertanian modern yang dapat membantu dan memudahkan petani dalam mengontrol sayuran hidroponik. Ringkasan dari hasil penelitian sistem hidroponik dapat melakukan pemantauan kandungan pada penampungan air hidroponik dari jauh. Sistem hidroponik mendapatkan nilai akurasi 98,67% dan rata – rata error 0,014% pada pembacaan suhu air, serta mendapatkan nilai akurasi 96,85% dan rata – rata error 0.031% pada pembacaan pH air. Sistem hidroponik juga dapat membaca PPM pada penampungan air dengan nilai akurasi 98,74% dan rata – rata error 0,012%. Sistem hidroponik ini mampu melakukan kalibrasi sensor melalui bot telegram.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: IoT, Pertanian Hidroponik, Pembangkit Listrik Tenaga Surya, Sensor DS1820, Sensor PH , Sensor TDS, Water Level.
Subjects: T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering
T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering > TK01 Weak flow
T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering > TK02 High Voltage
Divisions: Fakultas Teknik > S1 Teknik Elektro
Depositing User: MUHAMMAD RIZKI SURYA NUGRAHA
Date Deposited: 07 Aug 2025 02:54
Last Modified: 07 Aug 2025 02:54
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/137138

Actions (login required)

View Item View Item