PENGARUH TEKNIK RELAKSASI GUIDED IMAGERY TERHADAP PENURUNAN NYERI PADA PASIEN PASCA OPERASI FRAKTUR DI RSUD DR. MOEWARDI SURAKARTA

Sehono, Endrayani (2010) PENGARUH TEKNIK RELAKSASI GUIDED IMAGERY TERHADAP PENURUNAN NYERI PADA PASIEN PASCA OPERASI FRAKTUR DI RSUD DR. MOEWARDI SURAKARTA. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img] PDF
J210060036.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (693kB)
[img]
Preview
PDF
J210060036.pdf

Download (143kB)

Abstract

Pembedahan merupakan suatu kekerasan dan trauma bagi penderita, sedangkan anesthesia dapat menyebabkan kelainan yang dapat menimbulkan berbagai keluhan gejala. Keluhan dan gejala yang sering ditemukan adalah nyeri, demam, takikardi, batuk dan/atau sesak nafas, kolaps dan memburuknya keadaan umum, mual dan atau muntah, serta gangguan penyembuhan luka operasi. Manajemen nyeri dengan melakukan teknik relaksasi merupakan tindakan eksternal yang mempengaruhi respon internal individu terhadap nyeri. Manajemen nyeri dengan tindakan relaksasi mencakup latihan pernafasan diafragma, teknik relaksasi progresif, guide imagery, dan meditasi. Guided imagery adalah proses yang menggunakan kekuatan pikiran dan menggerakkan tubuh untuk menyembuhkan diri dan memelihara kesehatan atau rileks melalui komunikasi dalam tubuh melibatkan semua indra meliputi sentuhan, penciuman, penglihatan, dan pendengaran. Tujuan Penelitian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh teknik relaksasi guided imagery terhadap penurunan nyeri pasien pasca operasi fraktur. Metode Penelitian. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dimana rancangan penelitian yang dipakai adalah Quasi Experimental Design dengan Pre Post Test Control Group Design. Sampel penelitian adalah sebanyak 40 pasien post operasi dengan diagnosa fraktur di RSUD Dr. Moewardi Surakarta dengan teknik purposive sampling. Teknik pengolahan data menggunakan teknik analisis t-test. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka kesimpulan dari penelitian ini adalah: (1) tingkat nyeri responden sebelum perlakuan pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol sebagian besar mengalami nyeri sedang, (2) Tingkat nyeri responden sesudah perlakuan pada kelompok eksperimen sebagian besar mengalami nyeri sedang dan ringan, sedangkan pada kelompok kontrol rata-rata mengalami nyeri sedang, (3) ada pengaruh yang signifikan teknik relaksasi guided imagery terhadap penurunan nyeri pada pasien pasca operasi fraktur di Rumah Sakit Dr. Moewardi Surakarta.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: nyeri, teknik relaksasi quided imagery, post operation, fraktur.
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Fakultas Ilmu Kesehatan > Keperawatan
Depositing User: Edy Susilo
Date Deposited: 16 Feb 2011 10:06
Last Modified: 16 Feb 2011 10:06
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/10412

Actions (login required)

View Item View Item