ANALISIS KERUANGAN PASAR BURUNG NGASEM KOTA YOGYAKARTA

Yulianto , Tri (2008) ANALISIS KERUANGAN PASAR BURUNG NGASEM KOTA YOGYAKARTA. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF
E100010019.pdf

Download (127kB)
[img] PDF
E100010019.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Kratonan dengan judul: “Analisis Keruangan Pasar Burung Ngasem Kota Yogyakarta”, bertujuan: 1) Mengetahui karakteristik Pasar Burung Ngasem hubungannya dengan kompleksitas ruang di sekitarnya, 2) Mengetahui sumbangan pendapatan dari berdagang burung terhadap pendapatan keluarga, 3) Mengetahui persebaran daerah asal pembeli dan hubungan antara jenis burung yang dibeli dengan pendapatan pembeli dan 4) Mengetahui persebaran daerah asal pedagang burung di Pasar Ngasem. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Survei. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan Metode Random Sampling dan Accidental Sampling. Metode Random Sampling digunakan untuk mengambilan sampel pedagang los. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 10 % dari jumlah pedagang burung. Metode Accidental sampling digunakan untuk mengambilan sampel pembeli. Data yang digunakan adalah Data Primer dan Data Sekunder. Data Primer dikumpulkan dengan teknik wawancara dari sebagian populasi pedagang dan pembeli dengan menggunakan daftar pertanyaan (kuisioner). Data Sekunder diambil dari instansi terkait. Metode Analisis data dengan menggunakan Tabel Frekwensi , Tabel Silang dan Rumus Perbandingan Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Lokasi Pasar Burung Ngasem menempati tempat yang cukup strategis, dekat dengan berbagai fasilitas umum dan jalur transportasi, 2) Besarnya sumbangan pendapatan dari berdagang burung terhadap pendapatan total keluarga adalah 60 %, 3) Sebagian besar asal pembeli burung di Pasar Burung Ngasem berasal dari kelurahan Panembahan yaitu sebanyak 7 responden (18,9 %), sedangkan yang paling sedikit berasal dari Patehan dan Gondomanan, yaitu sebanyak 4 orang (10,8 %). Tingkat pendapatan pembeli berpengaruh terhadap jenis burung yang dibeli. Pembeli yang mempunyai pendapatan rendah hanya membeli jenis burung yang dalam pasaran burung harganya rendah , sebaliknya pembeli yang mempunyai tingkat pendapatan tinggi membeli jenis burung yang dalam pasaran burung harganya tinggi atau mahal, 4) Sebagian besar pedagang burung di Pasar Ngasem berasal dari Kelurahan Kadipaten sebanyak 11 orang (29,7 %), sedangkan yang paling sedikit berasal dari Kecamatan Mergangsan, yaitu sebanyak 3 orang (8,1 %). Hasil Penelitian disajikan dalam peta skala 1:8.500

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: kompleksitas ruang, persebaran daerah, pendapatan
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General)
Divisions: Fakultas Geografi > Geografi
Fakultas Geografi > Geografi
Fakultas Geografi > Geografi
Depositing User: Ari Fatmawati
Date Deposited: 19 Feb 2009 08:34
Last Modified: 21 Feb 2011 08:03
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/972

Actions (login required)

View Item View Item