PENGARUH PENDINGINAN TERHADAP WAKTU DAN SHRINKAGE PADA PEMBUATAN RUBBER ENGINE MOUNTING DENGAN BAHAN CAMPURAN KARET ALAM DAN STYRENE BUTADIENE RUBBER (SBR)

NUGROHO, SHALEH PRIHANTORO (2010) PENGARUH PENDINGINAN TERHADAP WAKTU DAN SHRINKAGE PADA PEMBUATAN RUBBER ENGINE MOUNTING DENGAN BAHAN CAMPURAN KARET ALAM DAN STYRENE BUTADIENE RUBBER (SBR). Diploma thesis, Univerversitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF
D200050094.pdf

Download (88kB)
[img] PDF
D200050094.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Kendaraan yang pada umumnya memiliki tenaga besar banyak menggunakan engine mounting yang terhubung antara chasis dan mesin kendaraan yang digunakan untuk mengisolasi getaran agar pengemudi dan penumpang terhindar dari guncangan dan kebisingan yang dihasilkan oleh mesin. Engine mounting adalah sebuah blok persegi terikat di antara dua logam yang dapat menekan secara bersama-sama atau dengan kekuatan yang berlawanan untuk masing-masing pelat logam. Permasalahan yang sering timbul adalah adanya cacat produk karena penyusutan (shrinkage). Berkaitan dengan hal tersebut maka selanjutnya akan diungkap pengaruh pendingin dan tanpa pendingin terhadap penyusutan (shrinkage) ukuran produk pada proses press molding pembuatan engine mounting dengan bahan natural rabber dan sintetic rubber, dengan berbahan mold metal steel melalui penyelidikan secara eksperimental. Pengujian diawali dengan pembuatan dan alat press molding kemudian dilakukan enam kali pengepresan karet dengan mold tanpa saluran pendingin sebanyak tiga kali dan mold dengan saluran pendingin sebanyak tiga kali. Kedua produk dibandingkan penyusutannya dengan pengukuran. Pengukuran penyusutan produk diambil dari dua arah yaitu lebar produk dan tinggi produk yang kemudian dibandingkan dengan ukuran mold sehingga bisa diambil kesimpulan. Dari hasil pengujian ditunjukkan bahwa shrinkage pada pengujian press molding tanpa pendingin lebih kecil dibanding pada pengujian press molding dengan pendingin. Hasil pengukuran rata-rata penyusutan (shrinkage) dimensi lebar produk pada pengujian tanpa pendingin 0,83%, sedangkan pengujian dengan pendingin 0,98%. Pengukuran rata-rata penyusutan (shrinkage) dimensi tinggi produk pada pengujian tanpa pendingin 0,69%, sedangkan pengujian dengan pendingin 0,76%.

Item Type: Karya ilmiah (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Engine mounting, Press molding, Shrinkage
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Esti Handayani
Date Deposited: 07 Jan 2011 09:48
Last Modified: 07 Jan 2011 09:48
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/9710

Actions (login required)

View Item View Item