USAHA INDUSTRI GERABAH DAN SUMBANGANNYA TERHADAP PENDAPATAN KELUARGA DI DESA BENTANGAN KECAMATAN WONOSARI KABUPATEN KLATEN

Windarnanto, Ilham Tri (2008) USAHA INDUSTRI GERABAH DAN SUMBANGANNYA TERHADAP PENDAPATAN KELUARGA DI DESA BENTANGAN KECAMATAN WONOSARI KABUPATEN KLATEN. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF
E100010033.pdf

Download (82kB)
[img] PDF
E100010033.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Judul dari penelitian ini yaitu Usaha Industri Gerabah dan Sumbangannya terhadap pendapatan Keluarga di Desa Bentangan Kecamatan Wonosari Kabupaten Klaten. Bertujuan untuk mengetahui faktor yang paling berpengaruh terhadap kelangsungan usaha industri gerabah di daerah penelitian dan mengetahu seberapa besar sumbangan pendapatan usaha industri gerabah terhadap pendapatan keluarga di daerah penelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survai. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari wawancara dengan responden dengan menggunakan kuisioner yang telah dipersiapkan sebelumnya, yang meliputi : data karakteristik demografi responden (umur, jumlah tanggungan keluarga, status perkawinan, tingkat pendidikan, jenis pekerjaan, daerah asal dan lama usaha) dan data karakteristik usaha (modal usaha, tenaga kerja, jumlah dan jenis produksi, bahan baku dan pemasaran. Sedangkan data sekunder diperoleh dari instansi-instansi terkait seperti : Kecamatan Wonosari, Kantor Desa Bentangan dan Deperindag Klaten. Metode analisa data menggunakan Korelasi Product Moment. Responden dalam penelitian ini adalah pengusaha industri gerabah. Teknik pengambilan responden adalah menggunakan metode sensus, dimana semua pengusaha industri gerabah yang ada diambil secara keseluruhan, sehingga jumlah responden adalah 40 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang paling berpengaruh terhadap kelangsungan usaha industri gerabah adalah faktor modal usaha, dimana responden rata-rata memiliki modal usaha Rp.6.175.000,-. Dari hasil perhitungan menggunakan uji statistic korelasi product moment faktor modal usaha diperoleh r = 0,438, sehingga faktor modal usaha adalah sangat mempengaruhi tingkat pendapatan pengusaha. Faktor tenaga kerja diperoleh r = 0,395, faktor bahan baku diperoleh r = 0,320, faktor produksi diperoleh 0,166, dan faktor pemasaran diperoleh r = 0,140 yang kesemuanya harus dibandingkan dengan taraf signifikan r tabel 5 % = 0,304, sehingga hipotesis 1 adalah terbukti. Pendapatan pengusaha dari usaha industri memiliki sumbangan yang besar terhadap sumbangan pendapatan total keluarga, terbukti dari hasil analisis bahwa sebagian besar pengusaha yaitu 87,50 persen pengusaha memiliki sumbangan pendapatan lebih dari 46,57 persen, yaitu dengan pendapatan rata-rata pengusaha Rp.1.213.800,-. Dengan demikian hipotesis 2 adalah terbukti.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Industri Gerabah, pendapatan usaha, pendapatan keluarga
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor
Divisions: Fakultas Geografi > Geografi
Fakultas Geografi > Geografi
Fakultas Geografi > Geografi
Depositing User: Ari Fatmawati
Date Deposited: 19 Feb 2009 03:55
Last Modified: 21 Feb 2011 06:14
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/968

Actions (login required)

View Item View Item