PRARANCANGAN PABRIK SELULOSA ASETAT DARI SELULOSA DAN ASETAT ANHIDRID DENGAN PROSES ASETILASI KAPASITAS 31.500 TON PER TAHUN

CAROLINA, ANINDHITA (2010) PRARANCANGAN PABRIK SELULOSA ASETAT DARI SELULOSA DAN ASETAT ANHIDRID DENGAN PROSES ASETILASI KAPASITAS 31.500 TON PER TAHUN. Skripsi thesis, Univerversitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF
D500010147.pdf

Download (139kB)
[img] PDF
D500010147.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Selulosa asetat mempunyai rumus molekul [C6H7O2(CH3COO)3]x, berwujud padat (serbuk) dan berwarna putih. Karena keseragamannya dalam kualiatas, kemudahan dalam pewarnaan dan berbagai karakteristik estetika lainnya, menjadikannya sebagai pilihan dalam pembuatan pakaian wanita dan keperluan kain pada rumah tangga. Pemakaian penting lainnya adalah sebagai filter pada sigaret, untuk produksi lembaran-lembaran plastik, film, dan juga cat. Pabrik selulosa didirikan karena kebutuhan terhadap bahan tersebut semakin meningkat dari tahun ke tahun. Pabrik ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri dan tidak menutup kemungkinan untuk di ekspor. Pabrik selulosa asetat dirancang dengan kapasitas 31.500 ton per tahun yang beroperasi selama 330 hari per tahun. Proses pembuatan senyawa ini menggunakan perbandingan dalam berat selulosa dan asetat anhidrid = 1400 : 4000. Reaksi bersifat endotermis dan dijalankan dalam reaktor RATB, irreversible serta kondisi operasi pada suhu 47oC dan tekanan 1 atm. Pabrik selulosa asetat berkapasitas 31.500 ton/tahun ini membutuhkan bahan baku selulosa sebanyak 3.739,636 kg/jam, asetat anhidrid sebanyak 10.227,014 kg/jam, asam asetat sebanyak 16560,645 kg/jam, dan asam sulfat sebanyak 51,918 kg/jam. Utilitas pendukung proses meliputi penyediaan air sebesar 44.127,0864 kg/jam yang diperoleh dari air laut, penyediaan steam sebesar 68.019,92 kg/jam, kebutuhan listrik diperoleh dari PLN dan generator set sebesar 35,42 kW. Pabrik ini direncanakan akan didirikan di kawasan industri kabupaten Cilegon, Propinsi Jawa Barat dengan luas tanah 3.050m2 dan jumlah karyawan 63 orang. Dari analisis ekonomi, pabrik selulosa asetat ini membutuhkan modal tetap sebesar Rp.110.576.812,170 dan modal kerja sebesar Rp.74.907.298,423. Keuntungan sebelum pajak sebesar Rp. 58.906.943.472,53 per tahun. Keuntungan sesudah pajak sebesar Rp. 41.234.860.430,77 per tahun. Analisis kelayakan ini memberikan hasil bahwa Percent Return On Investment (ROI) sebelum pajak sebesar 63,27 % dan setelah pajak sebesar 37,29 %. Pay Out Time (POT) sebelum pajak sebesar 1,58 tahun sedangkan setelah pajak sebesar 2,11 tahun. Break Even Point (BEP) sebesar 41,89% kapasitas, dan Shut Down Point (SDP) sebesar 28,84% kapasitas. Discounted Cash Flow (DCF) sebesar 40,70 %. Berdasarkan data–data di atas maka pabrik selulosa asetat dari selulosa dan asetat anhidrid ini menguntungkan dan layak untuk didirikan.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Selulosa asetat,asetat anhidrid
Subjects: Q Science > QD Chemistry
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Kimia
Depositing User: Esti Handayani
Date Deposited: 30 Nov 2010 09:04
Last Modified: 30 Nov 2010 10:43
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/9078

Actions (login required)

View Item View Item