TINDAKAN ABORSI DALAM PERSPEKTIF HUKUM NASIONAL DAN HUKUM ISLAM

HAFIDL, M (2005) TINDAKAN ABORSI DALAM PERSPEKTIF HUKUM NASIONAL DAN HUKUM ISLAM. Thesis thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img] Microsoft Word (R100020056)
R100020056_M.Hafidl.zip
Restricted to Repository staff only

Download (124kB) | Request a copy
Official URL: http://www.eprints.ums.ac.id/viewer/etd/8

Abstract

Tanpa mengemukakan data statistik sekalipun, umumnya masyarakat mengetahui bahwa praktek aborsi banyak terjadi di masyarakat. Aborsi menjadi fenomena dan problem sosial yang hingga kini banyak mendapat perhatian dari berbagai kalangan karena berkaitan dengan penghormatan terhadap manusia meskipun masih dalam proses pertumbuhan, oleh karena itu tindakan aborsi yang dilakukan tanpa alasan darurat atau indikasi medis, merupakan tindak kriminal dan bertentangan dengan norma-norma yang berlaku dalam masyarakat, berlawanan dengan moralitas manusia, secara medis merugikan kesehatan bahkan dapat mengancam jiwa pelakunya, dan dapat menimbulkan penyakit kejiwaan (stress, depresi dan psychosomatis) bagi pelakunya. Dari sisi hukum positif Indonesia, tindakan aborsi diancam dengan hukuman pidana yang secara umum diatur dalam pasal 346 sampai dengan 349 KUHP dengan ancaman maksimal empat tahun penjara bagi wanita yang dengan sengaja melakukan tindakan aborsi tersebut. Dan secara khusus tindakan aborsi diatur dalam undang-undang nomor 23 tahun 1992 tenteng kesehatan, pasal 15 ayat (1) dan (2) dan pelanggaran terhadap pasal 15 tersebut bagi pelaku tindakan abortus provocatus medicinalis diancam dengan pasal 80 ayat (1) dengan pidana penjara maksimal 15 tahun dan denda Rp 500.000.000 (lima ratus juta rupiah) Dalam Al Qur’an dan hadits diterangkan tentang proses kejadian manusia yang tercipta secara bertahap dan sistematis. Meskipun terjadi pro dan kontra tentang penentuan proses kehidupan dan penghentian atau mematikan proses kehidupan ini dapat dikategorikan pembunuhan tetapi sebagian besar Ulama klasik dan kontemporer sepakat, bahwa awal proses kehidupan manusia sejak terjadi konsepsi (pertemuan sperma dan ovun). Dan sejak itu aborsi hukumnya haram dan merupakan tindakan kriminal atau jarimah, kecuali dalam kondisi darurat/indikasi medis.

Item Type: Thesis (Thesis)
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Pasca Sarjana > Magister Hukum
Depositing User: Ken Retno Yuniwati
Date Deposited: 23 Apr 2008 04:09
Last Modified: 13 Nov 2010 03:48
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/8

Actions (login required)

View Item View Item