DAMPAK EKONOMI FATWA MUI TENTANG HARAM MEROKOK TERHADAP PEDAGANG KAKI LIMA (Studi Kasus di sepanjang Jl. Slamet Riyadi Surakarta)

AYYUSUFI, ATIKAH UMI MARKHAMAH ZAHRA (2010) DAMPAK EKONOMI FATWA MUI TENTANG HARAM MEROKOK TERHADAP PEDAGANG KAKI LIMA (Studi Kasus di sepanjang Jl. Slamet Riyadi Surakarta). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF
I000070025.pdf

Download (216kB)
[img] PDF
I000070025.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa dalam sidang Ijtima’ Ulama fatwa MUI di Padang Panjang, Sumatra Barat pada tanggal 24-26 Januari 2009 tentang fatwa rokok, bahwa merokok hukumnya adalah haram jika di tempat umum, bagi anak-anak, dan bagi wanita hamil. Pendapat yang mendukung dengan fatwa tersebut salah satunya adalah Komnas Perlindungan Anak. Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak Seto Mulyadi menyambut baik fatwa haram merokok untuk anak-anak dan ibu hamil, karena itu merupakan langkah maju melindungi hak hidup anak dari bahaya tembakau. Pendapat yang kontra dengan fatwa MUI sebagian adalah NU dan masyarakat Kudus. Nahdhatul Ulama (NU) sejak dulu menganggap merokok masih tergolong makruh. Fatwa tersebut menimbulkan pro dan kontra. Bagi para perokok, pekerja di bidang rokok, maupun sebagian penjual rokok menganggap fatwa itu akan menjadi kontra untuk mereka, sedangkan bagi non-perokok fatwa ini justru mendapat dukungan. Hal-hal yang akan bersinggungan dengan fatwa tersebut misalnya para pekerja di bidang usaha rokok, penjual rokok, pedagang kaki lima (yang menjual rokok), serta manajemen di bidang rokok karena merasa terancam kelangsungan ekonominya. Permasalahan yang akan dikaji dalam penelitian ini adalah apakah ada dampak ekonomi yang muncul bagi pedagang kaki lima di sepanjang Jl. Slamet Riyadi Surakarta dengan telah dikeluarkannya fatwa MUI tentang keharaman merokok di tempat umum, bagi anak-anak, dan wanita hamil?. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang ada atau tidaknya dampak ekonomi yang telah atau akan timbul bagi pedagang kaki lima di sepanjang Jl. Slamet Riyadi Surakarta. Untuk mencapai tujuan tersebut jenis penelitian yang digunakan adalah field research (penelitian lapangan). Metode pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan observasi. Analisis data yang digunakan adalah metode diskriptif kualitatif dengan cara berfikir induktif. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh kesimpulan bahwa: mengenai dampak-dampak ekonomi terhadap pedagang kaki lima di sepanjang Jl. Slamet Riyadi Surakarta terkait Fatwa MUI yang mengharamkan merokok di tempat umum, bagi anak-anak, dan bagi wanita hamil, saat ini secara umum belum memiliki dampak yang nyata terkhusus dari segi ekonominya. Asumsi pedagang, penurunan omset penjualan rokok itu sendiri bukan karena dampak fatwa MUI tapi karena ekonomi baru menurun. Tidak ada korelasi antara penurunan omset dengan fatwa MUI, karena fatwa MUI hanya mengharamkan merokok di tempat umum, bagi wanita hamil, maupun bagi anak-anak. Dilihat dari jumlah pembelinya kebanyakan adalah dewasa laki-laki yang mereka tidak terkena dampaknya. Sehingga fatwa tersebut tidak berdampak pada pedagang kaki lima yang berjualan rokok di sepanjang Jl. Slamet Riyadi Surakarta.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: DAMPAK, EKONOMI, FATWA MUI,HARAM, MEROKOK, PEDAGANG KAKI LIMA
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
Divisions: Fakultas Agama Islam > Hukum Ekonomi Syariah (HES)
Depositing User: Edy Suparno
Date Deposited: 25 Jun 2010 08:53
Last Modified: 15 Nov 2010 00:15
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/7786

Actions (login required)

View Item View Item