Pengaruh Fraksi Volume Terhadap Kekuatan Bending dan Impak pada Komposit Serat Kulit Kayu Sengon Acak dengan Matrik Polyester BQTN 157

MUTAQINA , ROCHMAD (2010) Pengaruh Fraksi Volume Terhadap Kekuatan Bending dan Impak pada Komposit Serat Kulit Kayu Sengon Acak dengan Matrik Polyester BQTN 157. Skripsi thesis, Universitas Muhammadi.

[img]
Preview
PDF
D200000050.pdf

Download (72kB)
[img] PDF
D200000050.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Pengaruh fraksi volume serat terhadap kekuatan bending dan impak pada komposit serat kulit kayu sengon acak dengan matrik polyester BQTN 157® Rochmad Mutaqina., Pramuko IP, Agus Hariyanto Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Surakarta JL. A. Yani Pabelan Kartasura Tromol Pos I Sukoharjo Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh fraksi volume komposit serat kulit kayu sengon bermatrik polyester terhadap sifat bending, impak, dan mengetahui hasil patahan dengan struktur makro. Pada penelitian ini bahan yang diperlukan adalah serat kulit kayu sengon dengan variasi fraksi volume 10%,20%,30%, dan polyester sebagai matriknya. alat-alat yang digunakan dalam pembuatan komposit yaitu press mold, timbangan digital, dan alat bantu lain. Adapun standar yang digunakan dalam pembuatan dan pengujian komposit adalah standar ASTM. ASTM D 790-02 untuk uji bending, dan ASTM D 256-00 untuk uji impak. Untuk mengetahui jenis patahan yang terjadi dilakukan foto makro pada patahan hasil pengujian bending dan impak. Dari hasil pengujian diperoleh sebagai berikut : pengujian bending didapatkan nilai tegangan bending rata-rata tertinggi dimiliki oleh komposit dengan fraksi volume Vf 10% yaitu sebesar 15,118 MPa dan terendah pada fraksi volume 20% sebesar 11,339 MPa, modulus elastisitas bending rata-rata tertinggi dimiliki oleh komposit dengan fraksi volume 30% sebesar 1399,227 MPa. Untuk harga impak rata-rata yang dimiliki oleh komposit dengan fraksi volume 10% sebesar 0.014 J/mm2, fraksi volume 20% sebesar 0,014 J/mm2 dan pada fraksi volume 30% sebesar 0,007 J/mm2. Pada pengamatan patahan setelah pengujian dapat dilihat bahwa patahan yang terjadi adalah patah getas, dimana arah dari perambatan retak adalah tegak lurus dengan arah tegangan tarik yang bekerja dan menghasilkan permukaan patah yang relatif rata.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci : Kulit kayu sengon, Polyester, Kekuatan.
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Budiman Budiman
Date Deposited: 23 Jun 2010 08:13
Last Modified: 15 Nov 2010 01:07
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/7702

Actions (login required)

View Item View Item