Hubungan Antara Gaya Hidup Sehat dengan Perilaku Merokok Pada Karyawan Di Yogyakarta

CHASANAH , MEICA AINUN (2010) Hubungan Antara Gaya Hidup Sehat dengan Perilaku Merokok Pada Karyawan Di Yogyakarta. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF
F100030016.pdf

Download (64kB)
[img] PDF
F100030016.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (484kB)

Abstract

Dewasa ini banyak dijumpai karyawan yang memiliki perilaku merokok di tempat kerja sudah menjadi suatu kebiasaan. Kebiasaan merokok saat bekerja dilakukan oleh karyawan di Perusahaan Kayu Manis. Kebiasaan merokok pada karyawan saat merokok dipengaruhi oleh faktor lingkungan tempat bekerja. Faktor lingkungan membentuk suatu budaya sosial. Faktor budaya sosial merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi gaya hidup sehat seseorang. Gaya hidup sehat dalam kehidupan sangat penting. Sebab adanya gaya hidup sehat yang diterapkan oleh individu akan berpengaruh terhadap kegiatan lainnya. Gaya hidup tesebut berhubungan dengan apa yang dilakukan dan dikonsumsi oleh individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) hubungan antara gaya hidup sehat dengan perilaku merokok pada karyawan. (2) peran gaya hidup sehat terhadap perilaku merokok. (3) tingkat gaya hidup sehat dan perilaku merokok pada karyawan di Yogyakarta. Hipotesis dalam penelitian ini yaitu ada hubungan negatif antara gaya hidup sehat dengan perilaku merokok pada karyawan. Maksudnya, semakin tinggi gaya hidup sehat maka semakin rendah perilaku merokok. Sebaliknya, semakin rendah gaya hidup sehat maka semakin tinggi perilaku merokok. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan Perusahaan Kayu Manis, Yogyakarta, Salatiga. Jumlah sampel peneltian 42 karyawan. Adapun pengambilan sampel dengan purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan skala psikologis yaitu skala gaya hidup sehat dan skala perilaku merokok pada karyawan. Analisis data menggunakan korelasi product moment. Hasil analisis data dengan korelasi product momen disimpulkan: (1) Ada hubungan negatif yang sangat signifikan antara gaya hidup sehat dengan perilaku merokok. Hasil hubungan ini ditunjukkan dengan hasil r = -0,487 dengan p = 0,000 (p ≤ 0.01). Maksudnya, semakin tinggi gaya hidup sehat maka semakin rendah perilaku merokok. Sebaliknya, semakin rendah gaya hidup sehat maka semakin tinggi perilaku merokok. (2) Peran atau sumbangan gaya hidup sehat terhadap perilaku merokok sebesar 0,238 atau 23,8%. Hal ini berarti masih terdapat beberapa variabel lain yang mempengaruhi perilaku merokok sebesar 76,2% di luar variabel gaya hidup sehat. (3) Kategori gaya hidup sehat tergolong sedang dengan rerata empirik (ME) = 98,125 dan rerata hipotetik (MH) = 90. Kategori perilaku merokok tergolong tinggi dengan rerata empirik (ME) = 114,350 dan rerata hipotetik (MH) = 95. Kesimpulan hasil penelitian, yaitu: (1) Ada hubungan negatif yang sangat signifikan antara gaya hidup sehat dengan perilaku merokok. (2) Peran atau sumbangan gaya hidup sehat terhadap perilaku merokok sebesar 0,238 atau 23,8%. (3) Kategori gaya hidup sehat tergolong sedang. Kategori perilaku merokok tergolong tinggi.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: gaya hidup sehat, perilaku merokok
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Fakultas Psikologi > Psikologi
Depositing User: Musyarofah Siti
Date Deposited: 21 Jun 2010 09:19
Last Modified: 15 Nov 2010 01:41
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/7648

Actions (login required)

View Item View Item