PENGARUH MOTIVASI, KEPUASAN KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP DISIPLIN KERJA KARYAWAN PT. SEKAR LIMA PRATAMA KARANGANYAR

ROHADI , HARTONO PUDJO (2005) PENGARUH MOTIVASI, KEPUASAN KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP DISIPLIN KERJA KARYAWAN PT. SEKAR LIMA PRATAMA KARANGANYAR. Thesis thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta .

[img]
Preview
PDF
P100030101.pdf

Download (54kB)
[img] PDF
P100030101.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (257kB)

Abstract

vi Pembahasan disiplin pegawai dalam sumber daya manusia berangkat dari pandangan, bahwa tidak ada manusia yang sempurna, luput dari kekhilafan dan kesalahan. Oleh karena itu setiap organisasi perlu memiliki berbagai ketentuan ang harus ditaati oleh para anggotanya, standar yang harus dipenuhi. Terdapat dua jenis disiplin dalam organisasi, yaitu yang bersifat preventif dan yang bersifat korektif. Hasil analisa diketahui nilai thitung variabel motivasi sebesar 4,373 adalah lebih besar dari nilai 2 (sistem quick look), maka hipotesis nihil ditolak dan hipotesis alternatif diterima, yang berarti variabel motivasi secara individual mempengaruhi variabel disiplin kerja. Nilai thitung variabel kepuasan kerja sebesar 2,442 adalah lebih besar dari nilai 2, maka hipotesis nihil ditolak dan hipotesis alternatif diterima, yang berarti variabel kepuasan kerja secara individual mempengaruhi variabel disiplin kerja. Nilai thitung variabel lingkungan kerja sebesar 3,754 adalah lebih besar dari nilai 2, maka hipotesis nihil ditolak dan hipotesis alternatif diterima, yang berarti variabel lingkungan kerja secara individual mempengaruhi variabel disiplin kerja. Nilai thitung yang paling besar adalah motivasi, berarti pengaruh secara individual yang paling kuat adalah variabel motivasi. Nilai Fhitung variabel bebas dari tabel IV.1 sebesar 4,373 adalah lebih besar dari nilai 4 (sistem quick look), maka hipotesis nihil ditolak dan hipotesis alternatif diterima, yang berarti variabel motivasi, kepuasan kerja, dan lingkungan kerja secara bersama-sama mempengaruhi variabel disiplin kerja secara signifikan. nilai koefisien determinasi (R2 ) sebesar 0,796 artinya sebesar 79,6 % variabel motivasi, kepuasan kerja, dan lingkungan kerja mampu mempengaruhi variabel disiplin kerja secara signifikan, sedangkan sebesar 20,4% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam model. Hasil perhitungan JB test, dihasilkan nilai JB sebesar 4,0302 yang kemudian dibandingkan dengan tabel Chi Square dengan derajat bebas 2 pada tingkat keyakinan 95% (9,21). Nilai variabel pengganggu e lebih kecil dari 9,21 maka data yang diuji berdistribusi normal. Nilai Durbin watson (DW) dari analisis data diperoleh sebesar 1,826 adalah terletak antara 1,5 dan 2,5 maka tidak terjadi otokorelasi. Uji heteroskedastisitas, nilai R2 sebesar 0,121 dikalikan jumlah data sebesar 50, dihasilkan 6,05 adalah lebih kecil dari 9,2 (nilai Chi Square), artinya standar error (e) tidak mengalami heteroskedastisitas. Nilai tolerance dari collinierity statistics dari variabel motivasi sebesar 0,349 tidak dekat dengan 0 (nol), dengan nilai VIF (Variance Inflation Factor) sebesar 2,863 yang jauh dari nilai 10; variabel kepuasan kerja sebesar 0,417 tidak dekat dengan 0 (nol) dengan nilai VIF sebesar 2,396 yang jauh dari nilai 10; dan variabel lingkungan kerja sebesar 0,711 tidak dekat dengan 0 (nol) dengan nilai VIF sebesar 1,407 yang jauh dari nilai 10, maka data tidak terjadi masalah multikolinieritas.

Item Type: Karya ilmiah (Thesis)
Uncontrolled Keywords: MOTIVASI, KEPUASAN KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA, DISIPLIN KERJA
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
Divisions: Fakultas Pasca Sarjana > Magister Manajemen
Depositing User: Gatiningsih Gatiningsih
Date Deposited: 18 May 2010 09:06
Last Modified: 15 Nov 2010 06:35
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/7062

Actions (login required)

View Item View Item