ANALISIS EFISIENSI MERGER BPR BKK SE-KABUPATEN SRAGEN

DAMAYANTI , VERONICA KRISNI (2005) ANALISIS EFISIENSI MERGER BPR BKK SE-KABUPATEN SRAGEN. Thesis thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta .

[img]
Preview
PDF
P10030038.pdf

Download (165kB)
[img] PDF
P10030038.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (477kB)

Abstract

Penelitian ini berbeda dengan beberapa penelitian sebelumnya tentang merger perbankan, karena merger BPR-BKK Se-Kabupaten Sragen belum berjalan, karenanya dari Neraca dan Laporan Laba Rugi Konsolidasi dilakukan estimasi efisiensi biaya yang mungkin hingga didapat Neraca dan Rugi Laba Estimasi yang menghasilkan rasio-rasio keuangan BPR Merger. Populasi penelitian ini adalah 14 BPR-BKK Se-Kabupaten Sragen dengan sampel penelitian seluruh elemen populasi yaitu: a). BPR-BKK Karangmalang b). BPR-BKK Kalijambe c). BPR-BKK Gemolong d). BPR-BKK Tangen e). BPR-BKK Gondang f). BPR-BKK Masaran g). BPR-BKK Jenar h). BPR-BKK Plupuh I). BPR- BKK Kedawung k). BPR-BKK Sambirejo l). BPR-BKK Miri m). BPR-BKK Sragen Kota n). BPR-BKK Sidoharjo o). BPR-BKK Sukodono Data –data yang digunakan dalam penelitian ini dikumpulkan dengan metode analisis catatan terhadap catatan-catatan keuangan. Teknik Analisis Data yang dilakukan adalah Analisa Solvabilitas, Likuiditas dan Rentabilitas. Berdasar Analisa Solvabilitas, pada awal merger belum tercapai sinergi terhadap peningkatan efisiensi aspek Solvabilitas BPR-BKK Se-Kabupaten Sragen. Hal ini ditunjukkan dengan Rasio CAR yang mengalami penurunan, tetapi masih dalam kriteria Sehat. Secara gabungan, proporsi modal lebih kecil (belum mampu) menampung aktiva tertimbang menurut resiko (kemungkinan kerugian atas komponen kredit). Sedangkan berdasar Rasio Primer (Primary ratio) menunjukkan peningkatan efisiensi karena proporsi modal sendiri lebih kecil dibanding dana dari pihak luar . Ini menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap keberadaan BPR BKK secara keseluruhan. Berdasar Analisa Likuiditas merger memberikan sinergi terhadap peningkatan efisiensi likuiditas, ditunjukkan dengan Cash Ratio yang meningkat (tercapai peningkatan likuiditas dalam hal memenuhi kewajiban/hutang lancar). LDR meningkat hingga ke predikat Kurang Sehat menunjukkan di awal merger, secara penggabungan, total kredit yang dilempar ke pasar terlalu ekspansif. Berdasar Analisa Rentabilitas merger memberikan nilai efisiensi lebih baik terhadap pengelolaan dan pencapaian profit BPR-BKK hasil merger. Berdasar ROA, sedikit turun namun tetap dalam kriteria Sehat. ROE meningkat pesat. Keadaan berbanding terbalik, ini menunjukkan bahwa dengan penggabungan/merger, proporsi aktiva sangat tinggi dibandingkan dengan modal yang dimiliki BPR-BKK. BOPO, tercapai peningkatan efisiensi dalam pengeluaran biaya operasional terhadap pendapatan yang akan diterima BPR merger.

Item Type: Karya ilmiah (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Analisa Solvabilitas, Likuiditas dan Rentabilitas Perbankan, Bank Perkreditan Rakyat (BPR), Merger.
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
Divisions: Fakultas Pasca Sarjana > Magister Manajemen
Depositing User: Gatiningsih Gatiningsih
Date Deposited: 17 May 2010 09:25
Last Modified: 15 Nov 2010 06:45
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/7048

Actions (login required)

View Item View Item