KEEFEKTIFAN SEKOLAH TERAKREDITASI (Studi Kasus Pada SMPN 2 Sukoharjo)

KUSUMAWATI, ERWITA (2006) KEEFEKTIFAN SEKOLAH TERAKREDITASI (Studi Kasus Pada SMPN 2 Sukoharjo). Thesis thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta .

[img]
Preview
PDF
Q100040021.pdf

Download (243kB)
[img] PDF
Q100040021.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (767kB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh akreditasi sekolah terhadap keefektifan input, proses dan output pada SMPN 2 Sukoharjo. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Subyek penelitian sebagai Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, guru terkait dan Komite Sekolah pada SMPN 2 Sukoharjo. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisa data yang digunakan dengan menggunakan model analisis interaktif. Dalam model analisis ini ada tiga komponen analisis yaitu reduksi data, sajian data dan penarikan kesimpulan/verifikasi dilakukan dengan cara aktivitasnya berbentuk interaksi antar komponen dan dengan proses pengumpulan data sebagai siklus. Berdasarkan hasil analisis penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) Pengaruh akreditasi sekolah terhadap keefektifan input SMPN 2 Sukoharjo dapat diketahui dari input terdiri dari Raw input : Jumlah siswa yang mendaftar setiap tahun jumlahnya melebihi kapasitas sehingga dilakukan tes penerimaan siswa baru. Namun tes yang dilakukan masih sebatas pada ranah kognitif. Instrumental input : Visi sekolah dinyatakan secara jelas dan diruang lobby terpasang secara lengkap visi, misi, tujuan sekolah, dan tata tertib sekolah. Dari segi pendidikan sebagian besar guru SMPN 2 Sukoharjo telah berijazah S1 dan satu orang berijazah magister, para guru masing-masing telah mengikuti penataran sesuai dengan mata pelajaran yang diampunya, rasio guru dan murid 1:15 hal ini sudah sesuai dengan standar. Keadaan sarana dan prasarana cukup memadai seperti jumlah kelas sebanyak 18 kelas dan ditiap terdapat 40 siswa, keadaan ruangan kelas reprentatif untuk KBM dilengkapi pula dengan fasilitas audio visual. Terdapat laboratorium IPA, ruangan komputer, masjid, kamar mandi/wc, lapangan basket, bak lompat jauh, ruang koperasi siswa, ruang koperasi guru, ruang kepala sekolah, ruang guru, ruang TU, dan. ruang UKS. Budaya yang terbentuk di SMPN 2 Sukoharjo cukup bagus diantaranya adanya budaya salam, budaya religi dan budaya kebersihan serta kedisiplinan. Environmental input: Adanya partisipasi masyarakat yang tergabung dalam Komite sekolah yang menyusun RAPBS bersama dengan sekolah, adanya kerjasama dengan pihak lain diantaranya LPK dan pihak kepolisian, adanya organisasi profesi guru berupa MGMP yang merupakan wadah untuk saling berbagi pengalaman mengajar, berbagi metode pembelajaran yang mutakhir. (2) Pengaruh akreditasi sekolah terhadap keefektifan proses SMPN 2 Sukoharjo dapat diketahui dari pelaksanaan kurikulum, proses pembelajaran, organisasi, manajemen dan kelembagaan sekolah, serta pembiayaan.Kurikulum yang digunakan oleh SMPN 2 Sukoharjo adalah Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) yang berpusat pada siswa (Student Centered). SMPN 2 Sukoharjo telah melaksanakan KBM dengan menggunakan sistem PAKEM (Pembelajaran, Aktif, Efektif dan Menyenangkan), pembelajaran tidak hanya terjadi dalam kelas, tetapi diluar kelas seperti diperpustakaan, laboratorium, masjid, lapangan, dan lain sebagainya. Organisasi di SMPN 2 Sukoharjo telah tertata dngan baik dan telah dilengkapi dengan job discribtion sehingga tidak ada lagi tumpang tindih tugas. Kepala sekolah telah melaksanakan supervisi dan pembinaan rutin terhadap guru dan karyawan. Dalam hal pembiayaan pihak sekolah merencanakannya dengan menyusun RAPBS, yang disusun bersama pihak komite dan diakhir tahun pelajaran mengadakan laporan pertanggungjawaban dihadapan wali siswa dan seluruh warga sekolah. (3) Pengaruh akreditasi sekolah terhadap keefektifan out put SMPN 2 Sukoharjo dapat diketahui dari hasil ujian akhir selama tiga tahun terakhir dapat meluluskan siswa 100% dengan nilai rata-rata diatas 6. Angka mengulang dan putus sekolah sebesar nol persen, artinya tidak ada siswa yang mengulang dan putus sekolah. Dalam prestasi akademik dan non akademik SMPN 2 Sukoharjo meraih telah berbagai prestasi yang dicapai oleh siswa maupun guru baik dari tingkat kabupaten sampai nasional.

Item Type: Karya ilmiah (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Akreditasi Sekolah, Keefektifan Sekolah
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Pasca Sarjana > Magister Administrasi Pendidikan
Depositing User: Gatiningsih Gatiningsih
Date Deposited: 11 May 2010 04:39
Last Modified: 15 Nov 2010 08:46
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/6889

Actions (login required)

View Item View Item