ALOKASI WAKTU PEJABAT STRUKTURAL MERANGKAP PIMPINAN PROYEK DI PEMERINTAHAN KABUPATEN KARANGANYAR (Studi Kasus Proyek Rehabilitasi Bangunan Kantor Sarana Lingkungan IPLT Dan Peningkatan Sarana Dan Prasarana TPA)

Yudo , Tatit Dirgantoro (2005) ALOKASI WAKTU PEJABAT STRUKTURAL MERANGKAP PIMPINAN PROYEK DI PEMERINTAHAN KABUPATEN KARANGANYAR (Studi Kasus Proyek Rehabilitasi Bangunan Kantor Sarana Lingkungan IPLT Dan Peningkatan Sarana Dan Prasarana TPA). Thesis thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF
S100030006.pdf

Download (33kB)
[img] PDF
S100030006.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (331kB)

Abstract

Banyaknya tugas yang harus diemban oleh pejabat struktural di instansi pemerintah yang merangkap sebagai pimpinan proyek, menuntut kemampuan yang baik dalam pengelolaan waktu kerjanya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apa yang sering menyita waktu kerja seorang pimpinan proyek, untuk mengetahui sejauh mana cara yang telah diterapkan untuk mengatasi keterbatasan waktu yang dilakukan pimpinan proyek dan untuk mengetahui sejauh mana tingkat hambatan pelaksanaan pengelolaan waktu yang diakibatkan oleh kondisi lingkungan kerja, baik tugas struktural maupun fungsional. Studi ini dilakukan terhadap responden, yaitu staf pejabat struktural yang merangkap sebagai pimpinan proyek di instansi pemerintah pada waktu yang bersamaan di Kabupaten Karanganyar. Metode yang digunakan untuk menganalisis data adalah dengan menggunakan metode SWOT (Strengths Weaknesses Oppoertunities Threats). Berdasarkan analisis dari dua proyek, yaitu proyek Rehabilitasi Bangunan Kantor Sarana Lingkungan IPLT (Instalasi Pengolahan Limbah Terpadu) dan proyek Peningkatan Sarana dan Prasarana TPA (Tempat Pembuangan Akhir), pimpinan proyek selaku pengawas dan pengendali proyek dapat melakukan tugas yang secara bersamaan karena lokasi proyek yang berdekatan satu dengan yang lain, sehingga walaupun ada 2 proyek yang berbeda lokasi dapat dilakukan pengawasan secara bersamaan, sedangkan waktu yang digunakan pimpinan proyek untuk mengawasi pelaksanaan proyek adalah akhir minggu. Hal ini berkenaan dengan proses kroscek pekerjaan dan kroscek pembayaran upah, sedangkan berdasarkan studi dan analisis yang dilakukan terhadap 50 responden, yang merupakan staf dari pejabat struktural, dari hasil penelitian diharapkan agar pejabat struktural memberikan kesempatan pada staf untuk meningkatkan kemampuannya melalui pelatihan-pelatihan, maupun kursus-kursus, pengoptimalisasian penggunaan peralatan canggih (komputer, kalkulator dan sebagainya), perlunya pembuatan daftar prioritas dan jadwal atau agenda kerja, menolak adanya gangguan mendadak (tidak terjadwal) dan perlunya penanaman disiplin dan tanggungjawab yang tinggi terhadap diri sendiri.

Item Type: Karya ilmiah (Thesis)
Uncontrolled Keywords: SWOT, responden
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Fakultas Pasca Sarjana > Magister Teknik Sipil
Depositing User: Gatiningsih Gatiningsih
Date Deposited: 04 May 2010 05:57
Last Modified: 15 Nov 2010 10:01
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/6773

Actions (login required)

View Item View Item