ANALISIS TINGKAT KEBISINGAN DAN EMISI GAS BUANG AKIBAT LALULINTAS SERTA IMPLIKASINYA TERHADAP KARAKTERISTIK TATA GUNA LAHAN(Studi Kasus Ruas Jalan Raya Sukowati Km. 0+ 000 – Km. 5+000 Dengan Titik Tinjauan Km. 0+000 Dari Pusat Kota Sragen)

SANTOSO, GENDHON DUDHI (2006) ANALISIS TINGKAT KEBISINGAN DAN EMISI GAS BUANG AKIBAT LALULINTAS SERTA IMPLIKASINYA TERHADAP KARAKTERISTIK TATA GUNA LAHAN(Studi Kasus Ruas Jalan Raya Sukowati Km. 0+ 000 – Km. 5+000 Dengan Titik Tinjauan Km. 0+000 Dari Pusat Kota Sragen). Thesis thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF
bab1.pdf

Download (254kB)
[img] PDF
tesis.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Penyumbang polusi udara dan kebisingan terbesar adalah dari sektor transportasi. Penelitian ini dilakukan pada ruas Jl. Raya Sukowati Sragen- Mantingan Km. 0+000 – Km. 5+000 dengan Km. 0+000 dari pusat kota Sragen. SDN Sragen I dan RSUD Kab. Sragen yang terletak pada ruas Jl. Raya Sukowati merupakan salah satu kawasan dimana tata guna lahan kawasan tersebut menerima dampak langsung dari polusi dan kebisingan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar intensitas kebisingan dan emisi gas buang dari lalulintas serta implikasinya terhadap tata guna lahan. Kebisingan adalah bunyi yang tidak diinginkan dari usaha atau kegiatan manusia dalam tingkat waktu tertentu yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan manusia dan kenyamanan lingkungan. Emisi gas buang akibat lalulintas adalah zat,energi, dan/atau komponen lain yang dihasilkan dari suatu kegiatan lalulintas yang masuk dan/atau dimasukkannya ke dalam udara ambien yang mempunyai dan/atau tidak mempunyai potensi sebagai unsur pencemar. Implikasi terhadap tata guna lahan adalah kesesuaian antara arus lalulintas terhadap penggunaan lahan sesuai dengan karakteristik lahan yang akan berinteraksi dengan lalulintas yang melewati lahan tersebut. Data yang didapat dari penelitian kemudian dianalisis dengan menggunakan metode empirik/dengan menggunakan rumus yang terlebih dahulu mengetahui volume lalulintas, kecepatan rata-rata kendaraan, gradien jalan, prosentase kendaraan berat serta kondisi media perantara dan metode pengukuran alat yang kemudian dibandingkan dengan baku tingkat yang diijinkan. Hasil penelitian pada kedua lokasi penelitian baik untuk SDN Sragen 1 dan RSUD Kab. Sragen menunjukkan besarnya intensitas kebisingan telah melebihi baku tingkat yang diijinkan. Sedangkan besar emisi gas buang untuk lokasi SDN Sragen I yang diukur dengan menggunakan rumus empirik dan menggunakan alat untuk nilai CO, Nox, PM masih dalam batas aman atau tidak melebihi baku mutu yang dipersyaratkan, untuk nilai C, HC sudah melebihi batas aman, sedangkan untuk lokasi RSUD Kab. Sragen nilai CO, HC, Nox, PM masih dalam batas aman, sedangkan nilai C telah melebihi batas aman. Berdasarkan hasil penelitian di atas maka penulis memberikan beberapa alternatif penanganan permasalahan yang bisa dilakukan.

Item Type: Karya ilmiah (Thesis)
Uncontrolled Keywords: kebisingan, emisi gas buang
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Fakultas Pasca Sarjana > Magister Teknik Sipil
Depositing User: Gatiningsih Gatiningsih
Date Deposited: 22 Apr 2010 08:18
Last Modified: 15 Nov 2010 10:43
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/6708

Actions (login required)

View Item View Item