PENGARUH VARIASI TEMPERATUR SINTERING TERHADAP KETAHANAN AUS BAHAN REM SEPATU GESEK

SETIYANTO , IMAM (2009) PENGARUH VARIASI TEMPERATUR SINTERING TERHADAP KETAHANAN AUS BAHAN REM SEPATU GESEK. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF
_D200040070.pdf

Download (2MB)
[img] PDF
_D200040070.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (71kB)

Abstract

Perkembangan dan penggunaan kampas selama ini semakin berkembang pesat dan semakin banyak jenisnya sehingga penelitian ini bertujuan untuk membuat suatu bahan komposit yang berfungsi untuk kampas rem dengan beberapa jenis bahan dan dengan suhu sintering yang berbeda dengan menggunakan teknologi serbuk. Bahan yang digunakan dalam pembuatan kampas ini adalah serbuk aluminium yang diambil dari sisa hasil produksi yang disaring, serbuk PET dan serbuk asbes dan sebagai bahan pengikat digunakan resin bening dengan katalis. Kemudian bahan ini dicampur dengan komposisi tetap lalu dicetak dengan tekanan kompaksi 611,526 kg/cm2 selama 10 menit di dalam dies kemudian disintering dengan suhu 180 0C, 205 0C dan 230 0C selama 40 menit. Adapun untuk proses pengujian meliputi dua pengujian yaitu pengujian kekerasan dengan metode brinell untuk mengetahui tingkat kekerasan spesimen dan pengujian keausan dengan metode Ogoshi yang berfungsi untuk mengetahui besar keausan spesimen. Dari hasil pengujian kekerasan pada spesimen dengan komposisi bahan Al 50 % + PET 30 % + 10 % asbes + 10 % resin dengan tekanan kompaksi 611,526 kg/cm2 dengan suhu sintering 1800C diperoleh nilai kekerasan paling besar yaitu 10,054 Kg/mm2 dan nilai kekerasan paling rendah pada suhu 2300C yaitu 7,074 Kg/mm2. Selain itu peningkatan suhu sintering akan berpengaruh terhadap bahan aluminium karena peningkatan suhu sintering kemudian diikuti pendinginan secara perlahan akan berakibat menurunkan nilai kekerasan aluminium. Peningkatan suhu sintering juga berpengaruh terhadap resin yang digunakan, suhu meningkat mengakibatkan resin cepat mengeras (sifat thermosetting resin) dan tidak terjadi pergerakan bahan sehingga porositas tidak berkurang yang mengakibatkan nilai kekerasan menurun. Pada pengujian keausan nilai terendah pada suhu 1800C yaitu 1,432 x10-6 mm2/kg dan nilai terbesar pada suhu 2300C yaitu 1,66x10-6 mm2/kg. Nilai keausan meningkat seiring dengan peningkatan suhu sintering karena semakin tinggi suhu sintering material semakin lunak.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: suhu sintering, serbuk, keausan, kekerasan
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Budiman Budiman
Date Deposited: 03 Feb 2010 07:20
Last Modified: 26 Oct 2011 05:35
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/5938

Actions (login required)

View Item View Item