TINJAUAN KUAT TEKAN BETON DENGAN PECAHAN GENTENG SOKKA SEBAGAI AGREGAT HALUS

Haryanto , Wawan (2009) TINJAUAN KUAT TEKAN BETON DENGAN PECAHAN GENTENG SOKKA SEBAGAI AGREGAT HALUS. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img] PDF
D100970022.pdf

Download (9MB)
[img] PDF
D100970022.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (282kB)

Abstract

Beton merupakan campuran antara semen, agregat halus, agregat kasar dan air sehingga membentuk massa padat. Penggunaannya sudah sangat umum dalam struktur bangunan karena mudah dalam pelaksanaan dan mampu menahan kekuatan sesuai dengan keinginan perencana, akan tetapi kualitas akhir dari kekuatan beton tersebut bergantung pada bahan dasar, cara pelaksanaan dan perawatan beton. Tugas akhir ini merupakan studi eksperimen (penelitian di laboratorium) dengan judul Tinjauan Kuat Tekan Beton Dengan Pecahan Genteng Sokka Sebagai Pengganti Agregat Halus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar kuat tekan beton dengan agregat halus berupa pecahan genteng Sokka dibanding beton dengan agregat halus pasir Kaliworo (beton normal) dan berapa persentase penggunaan agregat pecahan genteng Sokka yang optimal sehingga diperoleh kuat tekan beton yang maksimal. Proporsi agregat halus pecahan genteng Sokka adalah 0% (tanpa agregat halus), 10%, 20%, 30%, 40% dan 100% dari total jumlah agregat halus terhitung. Dalam penelitian ini perencanaan campuran beton menggunakan metode American Concrete Institute (ACI), dengan mutu beton rencana 22,5 MPa dengan nilai faktor air semen 0,4 dan 0,5. Pengujian sampel dilakukan pada saat beton berumur 14 hari. Hasil akhir dari penelitian ini dapat disimpulkan, bahwa campuran beton dengan agregat halus pecahan genteng Sokka pada proporsi 100% dari jumlah agregat halus terhitung pada fas 0,4 diperoleh kuat tekan maksimal sebesar 15,036 MPa, sedangkan kuat tekan maksimal untuk beton normal pada fas 0,4 adalah 20,775 MPa. Untuk fas 0,5 diperoleh kuat tekan maksimal sebesar 13,540 MPa pada proporsi 100% dari jumlah agregat halus terhitung, dengan perbandingan kuat tekan maksimal beton normal pada nilai fas yang sama sebesar 19,158 MPa. Dengan melihat hasil akhir penelitian ini menunjukkan, bahwa agregat halus berupa pecahan genteng Sokka tidak mampu mengoptimalkan nilai kuat tekan beton setara dengan kuat tekan beton normal baik pada fas 0,4 maupun 0,5.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Pecahan genteng Sokka, beton, kuat tekan.
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil
Depositing User: Budiman Budiman
Date Deposited: 26 Jan 2010 04:37
Last Modified: 18 May 2011 04:39
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/5757

Actions (login required)

View Item View Item