UJI KADAR VITAMIN A DAN ORGANOLEPTIK MIE BASAH DENGAN PENAMBAHAN BERBAGAI SAYURAN

HAMIDAH, ARFI (2009) UJI KADAR VITAMIN A DAN ORGANOLEPTIK MIE BASAH DENGAN PENAMBAHAN BERBAGAI SAYURAN. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF
A420040091.PDF

Download (132kB)
[img] PDF
A420040091.PDF
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Mie adalah salah satu makanan yang sangat digemari oleh masyarakat, baik masyarakat Indonesia ataupun masyarakat negara lain. Mulai dari anak-anak, pemuda, orang tua, baik kaya ataupun miskin. Tetapi mie yang sekarang beredar di masyarakat kebanyakan belum memenuhi kebutuhan tubuh seseorang bahkan tidak jarang banyak mie basah yang beredar di pasaran mengandung pengawet yang berbahaya bagi tubuh manusia. Sayuran adalah salah satu bahan pangan yang dapat memenuhi kebutuhan tubuh. Sayuran banyak mengandung vitamin dan bahan-bahan lain yang sangat penting bagi metabolisme tubuh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan bahwa penambahan berbagai sayuran dapat menambah kandungan vitamin pada mie khususnya vitamin A dan kualitas organoleptik mie basah (warna, aroma, tekstur dan rasa). Mie yang diujikan adalah mie basah. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor perlakuan dengan penambahan sayuran yang berbeda yaitu P1/kontrol yaitu mie tanpa penambahan sayuran, P2 yaitu mie dengan penambahan sayur wortel, P3 yaitu mie dengan penambahan sayur bayam, P4 yaitu mie dengan penambahan sayur daun katu, dan varian yang terahir adalah perlakuan P5 yaitu mie dengan penambahan sayur kacang panjang dengan masing-masing tiga kali ulangan. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode eksperimen, metode uji laboratorium, dan metode dokumentasi. Kadar vitamin A dianalisis menggunakan metode deskriptif kuantitatif, dengan anova satu jalur. untuk uji organoleptik dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatip dengan penilaian 20 orang panelis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar vitamin A pada perlakuan P1 sebanyak 24,210 SI, perlakuan P2 sebanyak 1243,333 SI, perlakuan P3 sebanyak 2103,000 SI, perlakuan P4 sebanyak 1252,667 SI, dan perlakuan P5 sebanyak 72,743 SI. Dari hasil statistik disimpulkan bahwa penambahan sayuran dalam mie basah tidak signifikan atau tidak ada perubahan yang nyata. Hasil uji organoleptik mie basah diperoleh hasil pada perlakuan P1 dengan spesifikasi warna bagus, aroma harum, tekstur kenyal dan rasa gurih, P2 dengan spesifikasi warna lebih bagus, aroma harun, tekstur kenyal, rasa gurih, P3 dengan spesifikasi warna bagus , aroma harum, tekstur kenyal rasa gurih, P4 dengan spesifikasi warna bagus, aroma harum, tekstur kenyal, rasa gurih dan pada perlakuan P5 engan spesifikasi warna kurang bagus, aroma harum, tekstur kenyal, dan rasa gurih.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: mie basah, sayuran, vitamin A
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Biologi
Depositing User: Gatiningsih Gatiningsih
Date Deposited: 12 Jan 2010 07:54
Last Modified: 02 Jan 2012 10:52
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/5603

Actions (login required)

View Item View Item