ANALISIS PENGARUH BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN DENGAN VARIABEL KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL PEMEDIASI PADA PT. MONDRIAN KLATEN

SUPRIYANTO, Supriyanto (2009) ANALISIS PENGARUH BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN DENGAN VARIABEL KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL PEMEDIASI PADA PT. MONDRIAN KLATEN. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF
B100050029.pdf

Download (40kB)
[img] PDF
B100050029.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
Official URL: http://etd.eprints.ums.ac.id/etd/2009/B100/B100050...

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui analisis pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja karyawan dengan variable kepuasan kerja sebagai variable pemediasi pada PT. Mondrian Klaten baik secara sendiri-sendiri ataupun bersama-sama dan untuk mengetahui variabel yang lebih dominan berpengaruh terhadap budaya organisasi karyawan PT. Mondrian Klaten. Hipotesis dalam penelitian ini adalah diduga bahwa ada pengaruh positif dan signifikan anatara budaya organisasi terhadap kepuasan kerja dan kinerja karyawan PT. Mondrian Klaten, baik secara sendiri-sendiri ataupun bersama-sama dan diduga bahwa variabel kinerja karyawan yang lebih dominan berpengaruh terhadap budaya organisasi karyawan PT. Mondrian Klaten Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT. Mondrian Klaten yang berjumlah 1500 orang, sampel yang diteliti sebanyak 94 responden dan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling. Alat analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda, uji t, dan adjasted R2. Dari hasil analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa apabila dalam keadaan tidak ada variabel independent ( budaya organisasi dan kepuasan kerja ), maka kinerja karyawan akan menurun. Setiap ada perbaikan budaya organisasi dan kepuasan kerja maka kinerja karyawan akan meningkat. Hasil uji t menunjukkan bahwa secara parsial ada pengaruh yang signifikan antara variabel budaya organisasi terhadap kepuasan kerja dan kinerja karyawan. Hasil analisis menunjukkan nilai beta tertinggi adalah kinerja karyawan, hal ini berarti variabel kinerja karyawan lebih dominan berpengaruh terhadap budaya organisasi karyawan dibandingkan dengan variabel kepuasan kerja. Hasil uji adjasted R2 menunjukkan bahwa pengaruh budaya organisasi terhadap kepuasan kerja dan kinerja karyawan secara bersama-sama sebesar 58,2% sedangkan sisanya 41,8%dapat dijelaskan oleh variable yang lain diluar model.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Budaya organisasi, kepuasan kerja dan kinerja karyawan
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Manajemen
Depositing User: Mrs Esti Handayani
Date Deposited: 05 Dec 2009 02:29
Last Modified: 15 Nov 2010 21:57
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/5270

Actions (login required)

View Item View Item