ANALISIS EFEKTIVITAS BIAYA PENGGUNAAN ANTIDIABETIK KOMBINASI PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 RAWAT JALAN DI RSU PANDAN ARANG BOYOLALI TAHUN 2008

PUTRI, KURNIA WINING (2009) ANALISIS EFEKTIVITAS BIAYA PENGGUNAAN ANTIDIABETIK KOMBINASI PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 RAWAT JALAN DI RSU PANDAN ARANG BOYOLALI TAHUN 2008. Skripsi thesis, Univerversitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF
K100050146.pdf

Download (111kB)
[img] PDF
K100050146.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (513kB)
Official URL: http://files.eprints.ums.ac.id/etd/2009/K100/K1000...

Abstract

Suatu terapi pengobatan yang baik dan benar akan sangat menguntungkan bagi pasien, baik dari segi kesehatan, biaya yang harus dikeluarkan, dan kepatuhan pasien dalam mengkonsumsi obat terutama bagi pasien yang harus mengkonsumsi kombinasi obat antidiabetik oral dalam waktu yang lama, bahkan seumur hidupnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kombinasi antidiabetik yang paling cost effective di RSU Pandan Arang Boyolali tahun 2008. Penelitian ini bersifat deskriptif. Pengumpulan data dilakukan secara retrospektif berdasarkan rekam medik. Kriteria inklusi yaitu pasien diabetes melitus tipe 2 rawat jalan dengan usia ≥18 tahun yang mendapatkan terapi kombinasi 2 antidiabetik oral yang sama selama 3 bulan berturut-turut pada tahun 2008. Analisis biaya yang dihitung biaya medik langsung (sudut pandang rumah sakit) meliputi biaya antidiabetik oral, biaya komplikasi, biaya pemeriksaan laboratorium, biaya periksa, biaya pendaftaran dan total biaya terapi. Analisis efektivitas biaya dilakukan dengan membandingkan besar biaya medik langsung rata-rata per bulan terhadap persentase pasien yang kadar glukosa darahnya mencapai target. Hasil penelitian menunjukkan obat yang paling banyak digunakan adalah kombinasi golongan sulfonilurea dengan biguanid yaitu sebanyak 79,17%. Biaya medik langsung untuk pengobatan diabetes melitus tipe 2 rawat jalan RSU Pandan Arang Boyolali terbesar terdapat pada pola pengobatan golongan sulfonilurea dengan penghambat alfa glukosida sebesar Rp. 396.885. Pola pengobatan yang paling cost effective untuk pasien diabetes melitus tipe 2 berdasarkan efektivitas glukosa darah mencapai target adalah golongan sulfonilurea dengan biguanid. Kata kunci : diabetes melitus, rawat jalan, RSU Pandan Arang Boyolali, analisis efektivitas biaya.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: diabetes melitus, rawat jalan, RSU Pandan Arang Boyolali, analisis efektivitas biaya.
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Farmasi > Farmasi
Depositing User: Esti Handayani
Date Deposited: 02 Dec 2009 08:48
Last Modified: 15 Nov 2010 22:49
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/5167

Actions (login required)

View Item View Item