TINJAUAN PELAKSANAAN PERJANJIAN KERJASAMA DALAM PENAMBANGAN/PENGGALIAN TANAH ANTARA CV.FAJAR BANGKIT RAHARJA DENGAN MASYARAKAT DESA SOBOKERTO

PURWANINGSIH, RATNA DYAH (2009) TINJAUAN PELAKSANAAN PERJANJIAN KERJASAMA DALAM PENAMBANGAN/PENGGALIAN TANAH ANTARA CV.FAJAR BANGKIT RAHARJA DENGAN MASYARAKAT DESA SOBOKERTO. Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF
C100050124.pdf

Download (189kB)
[img] PDF
C100050124.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (592kB)
Official URL: http://files.eprints.ums.ac.id/etd/2009/C100/C1000...

Abstract

Desa Sobokerto mengadakan Kerjasama dengan CV.Fajar Bangkit Raharja dengan tujuan untuk perbaikan/rehabilitasi lahan yang berbukit-bukit menjadi lahan pertanian yang produktif. Disamping itu juga untuk menghindari terjadinya longsor yang dapat membahayakan warga khususnya yang bermukim dilereng bukit. Kerjasama tersebut dituangkan dalam bentuk tertulis yang juga telah mengatur mengenai hak dan kewajiban para pihak. Perbaikan tanah dilakukan dengan cara ditambang/digali menggunakan Bulldozer dibuat menjadi bentuk Trap/tangga dan ditata untuk lahan pertanian. Namun ditengan kegiatan penggalian, pihak CV telah melakukan wanprestasi dengan menggali tanah secara acak, tidak sesuai dengan kesepakatan. Kemudian selama penggalian juga muncul problem-problem yang mengganggu. Dari latar belakang itu, penulis tertarikj untuk mengangkat permasalahan tersebut dengan mengambil judul “ TINJAUAN PELAKSANAAN PERJANJIAN KERJASAMA DALAM PENAMBANGA/PENGGALIAN TANAH ANTARA CV.FAJAR BANGKIT RAHARJA DENGAN MASYARAKAT DESA SOBOKERTO “ Tujuan dari penelitin ini adalah untuk mengetahu : proses penambangan tanah, hak dan kewajiban para pihak, akibat hukum dari perjanjian kerjasama, dan problem-problem saat pelaksanaan perjanjian. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis sosiologis, yang dimaksudkan untuk mengkaji tentang peraturan dan hukum yang mengatur tentang perjanjian kerjasama dalam penambangan tanah sebagai bahan galian C beserta mengkaji relasi antara individu sebagai masyarakat dan sebuah badan usaha yang melakukan kesepakatan. Dari hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa proses penambangan tanah dilakukan melalui prosedur administrasi dan tahap penambangan. Kemudian kewajiban warga adalah menyediakan tanah beserta sertifikatnya. Kewajiban CV adalah menambang/menggali tanah tersebut. Akibat hukumnya, para pihak harus memenuhi perjanjian. Sedangkan akibat wanprestasinya adalah pemberian ganti rugi berupa pengembalian tanah sesuai dengan kesepakatan semula. Meengenai problem-problem yang timbul diantaranya adalah problem pencemaran udara, kerusakan jalan, dan ulah supir yang ugal-ugalan hingga sering terjadi kecelakaan.

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: PERJANJIAN KERJASAMA, PENAMBANGAN/PENGGALIAN TANAH,
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > Hukum
Depositing User: Gatiningsih Gatiningsih
Date Deposited: 02 Dec 2009 07:26
Last Modified: 15 Nov 2010 23:05
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/5138

Actions (login required)

View Item View Item