ANALISIS DRUG RELEATED PROBLEM KATEGORI OBAT SALAH DAN KEPATUHAN PADA PASIEN TUBERKULOSIS DEWASA DI PUSKESMAS NUSUKAN DAN PUSKESMAS BANYUANYAR KOTA SURAKARTA PERIODE JANUARI-JUNI TAHUN 2008

Cearina N, Listy (2009) ANALISIS DRUG RELEATED PROBLEM KATEGORI OBAT SALAH DAN KEPATUHAN PADA PASIEN TUBERKULOSIS DEWASA DI PUSKESMAS NUSUKAN DAN PUSKESMAS BANYUANYAR KOTA SURAKARTA PERIODE JANUARI-JUNI TAHUN 2008. Skripsi thesis, Univerversitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF
K100040035.pdf

Download (245kB)
[img] PDF
K100040035.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (588kB)
Official URL: http://files.eprints.ums.ac.id/etd/2009/K100/K1000...

Abstract

Penyakit TBC disebabkan oleh suatu kuman batang yang tahan asam (BTA) yaitu mycobacterium tuberculosis. Di Indonesia penyakit tuberkulosis paru merupakan penyebab kematian nomor 3 dan masih menjadi masalah kesehatan masyarakat WHO memperkirakan setiap tahun terjadi 583.000 kasus baru tuberkulosis dengan kematian 140.000 karena penyakit ini. Setelah adanya strategi DOTS atau pengawasan langsung menelan obat jangka pendek setiap hari menunjukkan kecenderungan meningkat dari angka kesembuhan. Tujuan penelitian yaitu menganalisis DRP dari kategori obat salah dan kepatuhan pada pasien tuberkulosis dewasa di Puskesmas Nusukan dan Puskesmas Banyuanyar. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Nusukan dan Puskesmas Banyuanyar dengan mengambil sampel dari kartu rekam medis pasien dan penyebaran angket. Dari data diperoleh 27 kasus, 24 kasus dinyatakan sembuh, kemudian dari semua kasus ditentukan diagnosa, usia pasien, jenis kelamin dan lama berobat. Penelitian ini merupakan penelitian dari non eksperimental dengan menggunakan rancangan analisis secara Cross Sectional, dibandingkan dengan pedoman nasional penanggulangan TBC tahun 2002. Cara analisis data dengan menggunakan kuesioner yang memuat beberapa pertanyaan bentuk multiple choice dan beberapa isian yang harus dijawab oleh responden kemudian dibuat range nilai dari hasil jawaban responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengobatan dengan kombinasi obat untuk kategori 1, 26 pasien dan kategori 2, 1 pasien, sedangkan angka kepatuhan sebesar 37,1% (10 pasien), untuk salah obat tidak terjadi pada kedua puskesmas. Kata kunci : tuberkulosis, tingkat kepatuhan, obat salah

Item Type: Karya ilmiah (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: tuberkulosis, tingkat kepatuhan, obat salah
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Farmasi > Farmasi
Depositing User: Esti Handayani
Date Deposited: 26 Nov 2009 08:41
Last Modified: 21 Nov 2019 06:10
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/5040

Actions (login required)

View Item View Item