PERAN DUKUNGAN KELUARGA PADA PENANGANAN PENDERITA SKIZOFRENIA

PUSPITASARI, ESTI PERDANA (2009) PERAN DUKUNGAN KELUARGA PADA PENANGANAN PENDERITA SKIZOFRENIA. Skripsi thesis, Univerversitas Muhammadiyah Surakarta.

[img]
Preview
PDF
F100050253.PDF

Download (77kB)
[img] PDF
F100050253.PDF
Restricted to Repository staff only

Download (672kB)
Official URL: http://files.eprints.ums.ac.id/etd/2009/f100/F1000...

Abstract

Keluarga merupakan orang terdekat dengan penderita dan merupakan perawat bagi penderita. Keberhasilan perawat di rumah sakit akan sia-sia jika tidak diteruskan di rumah yang kemudian mengakibatkan penderita harus dirawat kembali (kambuh). Peran serta keluarga sejak awal perawatan di tumah sakit akan meningkatkan kemampuan keluarga merawat penderita di rumah sehingga kemungkinan kambuh dapat dicegah. Salah satu penyebabnya adalah karena keluarga yang tidak tahu cara menangani perilaku penderita di rumah. Penelitian ini memiliki tujuan yaitu guna mengetahui gambaran tentang peran dukungan keluarga pada penanganan penderita skizofrenia yang telah mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Jiwa dan kembali ke dalam keluarganya sehingga meminimalisir masuk ke Rumah Sakit Jiwa lagi. Pertanyaan penelitian dalam penelitian ini adalah bagaimana peran dukungan keluarga pada penanganan anggota keluarganya yang menderita skizofrenia dan faktor-faktor apa saja yang mendukung penderita untuk sehat. Fenomena penelitian yang ingin diteliti yaitu peran dukungan keluarga pada penanganan penderita skizofrenia. Untuk memperoleh data yang diperlukan dalam penelitian ini maka digunakan metode wawancara, observasi, dan alat test psikologi (SSCT). Wawancara dan observasi merupakan dua metode untuk memahami perilaku yang sangat luas digunakan dan telah lama ada. Penggunaan metode ini dimaksudkan untuk mendapatkan data tentang dukungan keluarga yang dilakukan informan. SSCT digunakan untuk mengetahui hubungan subjek dengan keluarga dan orang lain. Subjek dalam penelitian ini adalah penderita skizofrenia sebanyak 3 orang dengan karakteristik sebagai berikut : a) ada diagnosa dari dokter, b) mampu berkomunikasi dan kooperatif, c) pernah dirawat di rumah sakit jiwa, d) penderita skizofrenia residual, karena penderita skizofrenia ini mampu berkomunikasi walaupun kurang lancar. informan dalam penelitian ini adalah orang terdekat dengan subjek. Berdasarkan analisis data diperoleh kesimpulan bahwa keluarga memberikan dukungan kepada penderita, walaupun setiap keluarga memiliki bentuk tersendiri. Dukungan keluarga tersebut meliputi : a) dukungan informatif, b) dukungan emosional, c) dukungan instrumental, d) dukungan penilaian, dan e) lain-lain (dukungan jaringan social dan religiusitas). Faktor-faktor yang mendukung subjek untuk sehat yaitu :a) dukungan keluarga, b) keinginan subjek, c) nasehat yang disampaikan oleh keluarga.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Dukungan keluarga, Penanganan penderita skizofrenia
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Fakultas Psikologi > Psikologi
Depositing User: Esti Handayani
Date Deposited: 24 Nov 2009 03:41
Last Modified: 03 Jan 2012 09:45
URI: http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/4929

Actions (login required)

View Item View Item